Wanita menangis dan pria berbohong

Filed under: Books — cekucell at 5:20 am on Sunday, September 14, 2008

Ketawa ampe ngakak deh baca buku ini…

rada berlebih-lebihan banget…tapi so seru n so asyik

Di situ dibilang, bahwa seorang wanita bisa memahami hampir semua pria hanya dengan mengenal baik satu orang pria, sebaliknya pria bisa mengenal baik semua wanita, tapi tidak memahami satupun di antaranya. Meskipun begitu, pernyataan ini tetap nggak berlaku deh untuk my mr. TM. Aku mengenal baik banyak pria, tapi tetap ga bisa memahami mr. TM deh :D

Oh iya…buat yang pengen ngado aku, tapi mikir seribu kali buat boneka beruang, ngasih aku buku yang judulnya ‘Kenapa pria tidak mau bertanya arah dan wanita tidak bisa membaca peta’ juga boleh kok. Aku berncana beli buku itu, tapi lom kesampaian.

Kembali pada buku ‘Wanita menangis dan Pria berbohong’, dikatakan bahwa sebenarnya pria dan wanita sama-sama berbohong, tapi pria selalu ketahuan jika dia berbohong. Wakakakak, kasihan amat para pria. Wanita hanya tidak bisa berbohong soal perasaannya.

Buat yang belum pada baca, aku rekomendasiin banget deh, buat lebih ngerti soal pasangan kamu.

Berbicara tentang harga diri kita

Filed under: Pelajaran kali ini — cekucell at 5:12 am on Sunday, September 14, 2008

Hampir setiap saudara seiman yang saya tanyai tentang seberapa berharga diri kita biasanya menunjukkan kepada saya satu ayat alkitab kepada saya. Yang pertama, yang berbuny, “Sebab engkau ini berharga di mataku dan mulia, dan aku ini mengasihi engkau”, kalau tidak salah diambil dari Yesaya 43 : 4.

Saya sampai hampir hapal di luar kepala tentang ayat ini. Teorinya demikian. Kita berharga bagi TUHAN. Tidak perlu ditanya, yang pasti kita berharga. Kalau ingin lebih detail, ada juga ayat alkitab yang mengatakan kita ini seumpama biji mata TUHAN. Indah adanya.

Itu teorinya. Tapi mengapa begitu banyak orang yang mengalami krisis harga diri, bahkan orang-orang yang bisa dengan cepat menunjukkan ayat ini kepada saya pun juga tak terelakkan dari krisis ini?

Yak, harga diri kita? Pertanyaan yang cukup membingungkan untuk dijawab. Seandainya saya diizinkan menunjukkan Kejadian 1 dan 2, tentang penciptaan manusia, saya akan menjawab sama dengan harga diri Allah, serupa dengan gambarNya. Mungkin beberapa orang akan menganggap saya terlalu berani dan sombong dengan menjawab ’sama dengan harga diri Allah’, saya tidak bermaksud demikian. Saya hanya mengutip dari ’serupa dan segambar’ dengan Allah, itu berarti Allah menciptakan kita sederajat dengan Dia, dan jika Allah sendiri menganggap kita mulia (Yes 43 : 4 tadi), bisa dibayang
kan seberapa berharganya kita. Dan alangkah sombongnya kita jika kita menyombongkan diri dengan mengatakan bahwa kita tidak berharga. Kalau Allah menganggap kita berharga, kita tidak berhak menganggap diri kita tidak berharga.

Tapi jangan salah, kita juga harus ingat ‘kenapa kita berharga?’, karena Allah menciptakan kita segambar dan serupa denganNya, jadi tanpa Allah sesungguhnya kita tidak berharga. Dialah yang menjadikan kita berharga. Dan kalau darah Yesus sudah membayar kita dengan lunas, itulah harga diri kita. Yesus yang tinggal di dalam kita.

Dan karena Allah tidak pernah berubah, dari dulu dan selama-lamanya, apapun yang terjadi. Kita berharga bagiNya itupun tak akan berubah. Tergantung kita mau memahami dan menerima dan mengimani bahwa kita berharga atau tidak.

Jadi hargailah diri Anda seperti ALLAH menghargai Anda, karena Anda berharga.

Ulang tahunku

Filed under: tentang diriku — cekucell at 6:19 am on Tuesday, September 2, 2008

Yak…bulan ini aku ulang tahun ke 24, pamer nih ceritanya.
Tanggal 1 kemarin aku jadi MC di PD karyawan Gloria, wah, ternyata sudah 4 hampir 5 tahun aku di sana, tidak ada yang tahu hari ulang tahunku, sedih juga. Hiks.
Freddy bertanya, aku mau hadiah apa. Jawabku singkat, padat dan jelas, boneka beruang. Hehe.
Ardi bertanya, aku mau hadiah apa. Jawabku juga singkat, padat dan jelas, lagi-lagi boneka beruang.
Oh iya, baru-baru ini aku mengidolakan seseorang (tapi cuman suka ngeliatin tampangnya aja), dan kebetulan ulang tahun kami hanya berselang seminggu. Dia juga nanya, aku mau hadiah apa. Jawabku boneka beruang.
Jadi buat yang ngebaca blogs ini dan merencanakan hadiah ulang tahun untukku, cukup boneka beruang aja kok ;p

nb. Tidak menerima ucapan selamat berupa SMS, telpon, kartu ucapan, jabatan tangan, alias hanya menerima ucapan berupa kado ;p

Mimpi aneh

Filed under: tentang diriku — cekucell at 6:11 am on Tuesday, September 2, 2008

Jam 4 pagi aku terbangun…tersadar dari mimpi aneh, yang lebih ingin membuatku tertawa daripada lainnya. Mimpi orang yang kucintai dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan mantan seorang sahabatku.
Aku jadi teringat, beberapa hari yang lalu mbak Dina bertanya padaku, kalau misal orang yang kucintai mencintai orang lain bagaimana dengan diriku. Apakah aku akan hancur, dan sebagainya. Aku hanya tersenyum, dan dengan yakin menjawab, aku akan baik-baik saja. Aku tahu aku akan baik-baik saja. Walaupun tadi pagi aku terbangun, tanpa air mata, hanya dengan kehampaan yang luar biasa, yang bahkan orang lain belum pernah ada yang membuatku merasa sehampa ini, dan sakit luar biasa di tangan kananku, yang aku pun tak tahu kenapa.
Aku selalu merasa aneh dengan orang yang kucintai kali ini. Aku jarang menangis untuk dia, tidak juga selalu ingin bermanja atau harus ada dirinya, tapi keberadaannya, cintaku untuknya selalu menyelimutiku, hingga jika sesaat saja aku tidak merasakannya aku disegap kehampaan yang luar biasa. Dan di saat seperti itu, hanya kepada Yesuslah aku mengadu.
Berkali-kali aku meminta kepada Bapa untuk menghapus cintaku padanya, tapi setiap kali aku berdoa seperti itu, cinta di dalam hatiku justru bertambah. Jadi yang kulakukan hanyalah menjalani hari demi hari. Sambil berdoa, yang terbaik bagi semua orang.

Aku cape

Filed under: tentang diriku — cekucell at 5:40 am on Saturday, August 30, 2008

Hari-hari ini, aku begitu merindukan ibuku. Walau sempat beberapa hari yang lalu aku kecewa dengannya. Dia meneleponku dan menanyakan perkiraan biaya untuk rencana kuliahku tahun depan. Dan ketika aku menyebutkan nominalnya, dia berkata "Bapak nggak bisa bantu ya?", yang terasa bukan sebagai pertanyaan, tapi lebih merupakan nada keberatan.
Apakah aku ini hanya beban, untuk setiap orang, bahkan untuk keluargaku.
Aku nggak pernah meminta apapun kepada mereka, tidak biaya hidupku, tidak uang untuk ini-itu. Aku sudah mengurusi hidupku sendiri, tapi kenapa ketika aku benar-benar membutuhkan dukungan mereka, aku merasa dicampakkan. Lalu, aku ini siapa?
Ayahku, tidak pernah mau mendengarkanku ketika aku punya masalah. Baginya ketika aku bersikap manja, ketika aku punya masalah, aku hanya dianggap sebagai anak kecil. Dia sendiri juga sudah punya banyak masalah.
Ibuku, aku tidak mengenal ibuku dengan baik.
Kemarin ketika mbak Dina bilang orang yang pakai gelang kaki, biasanya orang itu terikat jadi tulang punggung keluarga. Kayaknya aku pakai nggak pakai gelang kaki sama aja deh. Aku dituntut jadi tulang punggung keluarga, nggak boleh punya masalah, harus bisa menyelesaikan semuanya sendiri, harus ngedukung semua orang dalam keluarga, harus ngerti permasalahan setiap anggota keluarga, dan nggak boleh ngeluh.
Yah…aku cape’.

Sore yang indah

Filed under: tentang diriku — cekucell at 5:25 am on Saturday, August 30, 2008

Sore yang indah…
Aku pulang ke rumah dengan hati senang, karena hari itu, bagaimanapun juga sangat menyenangkan, siswaku semuanya meliburkan les.
"nduk, bapak bisa ngomong sebentar?!", kalimat yang lebih merupakan pernyataan daripada pertanyaan.
Aku baru pulang, belum ganti baju, lapar, haus, kebelet pipis, semuanya campur jadi satu. Dengan penuh rasa kesal aku menghadap ayahku. "Kenapa pak?!", kalimat tadi daripada diartikan sebagai pertanyaan, lebih merupakan statement kekesalanku.
Duniaku runtuh sekejap mendengar kalimat pertama ayahku, "Motornya mas Hendra digadaikan". Hatiku hancur, dan aku marah, marah pada kehidupan, marah pada dunia, marah karena aku nggak bisa berbuat apapun.
Ayahku terus bicara, terus bicara, dan terus bicara. Dari masalah keluarga hingga masalah pribadinya. Dan aku hanya mendengarkan, menyimak kalimat per kalimat. Tidak satu pun terucap, hanya bermacam pikiran berkecamuk dalam hatiku. Sampai terpikir olehku untuk membuang impianku kuliah lagi. Bapak sudah mempertaruhkan banyak hal untuk mas Hendra, membelikan motor baru, walaupun dengan hutang di bank, memberi uang saku lebih, dan bermacam-macam. Tidak tega rasanya melihat ayahku, yang sudah cukup berumur, melakukan ini-itu dan tampaknya sia-sia.
Aku menyadari, bahwa selama ini aku terlalu banyak melakukan ini dan itu, dan melupakan ayahku. Ayahku membutuhkan dukunganku, membutuhkan keberadaanku. Jadi, inilah aku ayah.

Ichigo Ichie

Filed under: Sebuah Kehidupan — cekucell at 2:39 am on Friday, August 29, 2008

Ichigo Ichie…kata yang berarti kesempatan yang tak akan terulang lagi. Dalam setiap hubungan pasti ada ichigo ichie.
Kisah yang membuatku memaknai ichigo ichie adalah sepenggal kisah di buku komik Hanayori Dango. Kisah tentang seorang manusia bernama Sojiro Nishikado. Seorang pria yang sangat suka bermain-main. Seorang pria yang tidak pernah serius. Dia mencintai sahabatnya, cinta yang tidak pernah ingin diakuinya, tidak pernah ingin disadarinya. Dan saat dia menyadari semuanya, semuanya sudah terlambat.
Suatu petang sahabatnya memintanya bertemu pada pukul 5 pagi di atap sebuah gedung di mana terlihat tokyo tower. Sojiro menyadari sahabatnya mencintainya, dan dia pun menyadari bahwa sahabatnya adalah orang yang paling berharga bagi dirinya, bagaikan mercu suar di tengah hidupnya yang gelap. Tapi dia tidak ingin menyadari dan mengakui ada cinta di antara mereka. Sojiro memutuskan untuk tidak pergi dan justru berkencan dengan wanita lain. Ichigo Ichie. Setelah hari itu, dia kehilangan semuanya, sahabatnya dan juga orang yang mencintainya.
Ada begitu banyak ichigo ichie dalam hidup kita. Kita dihadapkan pada pilihan mengubah segalanya, atau kehilangan segalanya. Ketika kita bersikap diam dan memutuskan untuk tidak melakukan apapun, sesungguhnya kita sedang mengambil pilihan kehilangan segalanya. Kenalilah apa yang penting dalam hidup kita. Dan melangkahlah. Pilihlah, karena untuk setiap ichigo ichie hanya ada satu kesempatan.

Dahulukan yang utama

Filed under: Pelajaran kali ini — cekucell at 7:04 am on Thursday, August 28, 2008

Ada 4 tipe permasalahan dalam hidupmu, ada 4 macam prioritas dalam hidupmu
1. Penting-genting
2. Penting-tidak genting
3. Tidak Penting-genting
4. Tidak penting-tidak genting
Untuk hal-hal genting mungkin tidak akan terulang kesempatan yang sama dalam hidupmu, dan mungkin untuk memperbaikinya dibutuhkan perjuangan dan waktu yang bertahun-tahun atau berhari-hari.
Misalnya ketika aku pulang dari ngelesi jam 9 malam, dengan keletihan yang luar biasa, masih membawa pulang beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan besok,
tiba-tiba ayahku memintaku membantunya mengisi formulir kambium. Aku belum mandi. Aku bahkan belum masuk ke dalam kamar. Yak di situ ada beberapa point yang harus dilihat sebagai permasalahan.
1. Aku letih luar biasa
2. Aku masih membawa pulang pekerjaan
3. Ayahku minta dibantuin mengisi formulir kambium
4. Aku belum mandi dan belum masuk ke dalam kamar
Mari kita tengok tingkat kepentingan dan kegentingannya:
1. Penting - Genting
Mungkin yang terlihat penting dan genting adalah pekerjaan yang kubawa pulang. Tapi aku tidak berpikir begitu, menurutku yang penting dan genting adalah ayahku minta dibantu mengisi formulir kambium. Ada sisa 11 jam dalam malam itu untukku mengerjakan pekerjaanku, tapi aku tidak tahu akankah ada kesempatan bagiku lagi untuk membantu ayahku mengisi formulir dan mendengarkan ayahku.

Aku pikir, jika aku tidak belajar meluangkan waktu untuk ayahku, aku
akan kehilangan banyak hal berharga. Aku tidak akan mengenal ayahku,
aku tidak akan mengerti siapa dia dan permasalahan apa yang ada dalam
hidupnya. Mungkin saat itu ayahku benar-benar membutuhkan aku, dan
memang begitu.
2. Penting - Tidak Genting
Ini mungkin baru pekerjaanku. Aku harus menyelesaikannya. Tapi jika aku besok pagi belum menyelesaikan, jika aku sudah mengerjakan dengan segenap daya upayaku, kupikir aku sudah menyelesaikan yang terbaik. Cukuplah.
3. Tidak penting - genting
Aku lelah. Tidak akan mengubah terlalu banyak sih. Tapi aku butuh istirahat.
4. Tidak penting - tidak genting.
Aku belum mandi. Nggak ada yang peduli deh kayaknya kalau aku cuman nggak mandi 1 malam doang.
Yak…itulah kehidupan kita. Kita punya banyak sekali pilihan dalam kehidupan kita. Beberapa di antaranya nggak akan terulang lagi, dan beberapa diantaranya jika kita tidak bisa melihat hal berharga yang ada di dalamnya, kita akan kehilangannya, dan di saat kita kehilangan, untuk memperolehnya lagi akan dibutuhkan begitu banyak harga yang harus dibayar, waktu yang harus diluangkan.

Clean start

Filed under: tentang diriku — cekucell at 6:48 am on Thursday, August 28, 2008

Aku nggak tahu, mana yang lebih baik, menanyakan semuanya (mengkonfrontasinya langsung), atau aku diam dalam semua pertanyaan di kepalaku…yang kalau aku nggak nanya, aku nggak bisa ngehilangin semua dari benakku…nggak bisa ngehapus bayangnya dari hatiku…nggak bisa…nggak bisa jadi diriku sendiri aja…
‘Are we friend? I don’t think so. Why? Just look at u’rself’
bunyi SMSku tadi siang…kenapa? Aku pikir aku memang bukan temannya lagi…Aku nggak pernah merasa diperlakukan sebagai teman…dan terpikir olehku, mungkin akan lebih baik baginya jika aku menghilang dari kehidupannya, biarkan dia dengan dirinya…dan temui aku lagi jika dia sudah siap menyandang kata ‘teman’, karena teman berarti berbagi, teman berarti peduli…
Aku memutuskan untuk jadi diriku sendiri, yang sedari dulu kalau temanku mulai menghindar dari kehidupanku, aku akan datang dan menanyakan langsung kepadanya, bukan memendam seribu tanya di hati atau bersedih dan menangis2inya…aku yang akan tertawa saat ingin tertawa, menangis saat aku ingin menangis, bukan menangis di balik tawa dan tertawa di dalam tangis.
Dan aku mulai menata ulang diriku, dengan atau tanpa keberadaannya, karena inilah hidupku, inilah aku. Aku sudah cukup bersabar dengan sikapnya, aku nggak akan bersikap lemah dan takut kehilangan dirinya, memangnya dia siapa. Jadi aku berdiri dengan kakiku, dan menjadi diriku.
Yah…semuanya dimulai dari sekarang…

Doaku pagi ini…

Filed under: Hanya Untuknya — cekucell at 5:57 am on Thursday, August 28, 2008

TUHAN, aku berdoa…untuk orang yang saat ini selalu terbersit di hatiku…
Aku berdoa untuk perlindunganMU baginya…
jagalah dia sepanjang hari ini, seperti ENGKAU menjagaku…
temanilah dia sepanjang hari ini, seperti ENGKAU menemaniku…
selalulah ada untuknya, dan jangan biarkan dia merasa kesepian…
Jika dia letih, jadilah tempat bersandar baginya…
Jika dia sedih, jadilah tempat penghiburannya…
Aku tidak bisa berada di sampingnya…jadi biarkanlah ENGKAU selalu menemaninya…
…TUHAN…ENGKAU yang paling tahu seberapa besar cintaku untuknya…
…dan ENGKAUpun yang paling tahu perasaan dia padaku…
Saat ini betapa aku terluka…bukan karena dia tak membalas cintaku…
Tapi karena…aku kehilangan dia sebagai temanku…
hingga terkadang terbersit di hatiku…seandainya tidak pernah ada perasaan ini…seandainya tidak pernah ada HTS kami…mungkin kami bisa menjadi sepasang sahabat…sahabat yang baik dan dekat…
Tapi kini, bahkan untuk menjadi teman pun tampaknya aku tidak lagi berhak di matanya…apakah ‘mencintainya’ merupakan sebuah kesalahan tak termaafkan baginya???
Sekarang, di saat aku bukan lagi seorang teman baginya, aku hanya punya 1 hal yang bisa kuberikan untuknya…doa…
YESUS, jagalah dia…berikanlah yang terbaik baginya…dan temanilah dia…karena hanya doa ini yang bisa kuberikan untuknya…

« Previous PageNext Page »