Broken Wings

Filed under: Music, lagu — cekucell at 7:43 pm on Tuesday, October 7, 2008

I know this will not remain forever
However it's beautiful
Your eyes, hands and your warm smile
They're my treasure
It's hard to forget
I wish there was a solution
Don't spend your time in confusion
I'll turn back now and spread 

My broken wings still strong enough to cross the ocean with
My broken wings How far should I go drifting in the wind
Higher and higher in the light
My broken wings still strong enough to cross the ocean with
My broken wings How far should I go drifting in the wind
Across the sky, just keep on flying

keisoku no dekinai itami to keisoku no dekinai jikan no nagare ga
(The pain that cannot be measured, the flow of time that
cannot be measured)
subete wo uemete shimaou to shite mo
(Even if that may fill up everything)
sore demo watashi ni wa kanjirareru
(I can still feel)
sora kara ochite kuru no wa ame de wa nakute. . .
(What falls from the sky is not the rain. . .)

Did I ever chain you down to my heart
'Cause I was afraid of you?
No, I couldn't hold any longer
Love is not a toy
Let go of me now
The time we spent is perpetual
Our future is not real

My broken wings still strong enough to cross the ocean with
My broken wings How far should I go drifting in the wind
Higher and higher in the light
My broken wings still strong enough to cross the ocean with
My broken wings How far should I go drifting in the wind

sora kara ochite kuru no wa ame de wa nakute. . .
(What falls from the sky is not the rain. . .)

nb. buat yang pada pengen denger lagunya click aja di sini
http://www.animelyrics.com/anime/trinityblood/tbbrokenwings.htm

Perenungan yang dalam

Filed under: Uncategorized — cekucell at 12:01 pm on Saturday, October 4, 2008

Selalu penuh cinta pada diriku sendiri…akhir-akhir ini itu menjadi kata-kata yang selalu kurenungkan, kusimpan dalam diriku. Aku menyadari banget kalo aku nih nggak sempurna, ngeyel, nakal, sering kesepian, sampai-sampai ada kejadian dengan mr. Y. Itu kebodohan yang sampai sekarang kadang masih kusesali, tapi sudahlah, sudah terjadi juga.

Tapi kejadian itu mengingatkan aku akan kenyataan, setegar apapun, sekuat apapun aku berusaha menunjukkan diriku, aku masihlah rentan, masih lemah, jadi aku masih harus berkali-kali mengatakan pada diriku bahwa aku berharga, bahwa aku indah.

Konyolnya lagi, justru ini terjadi ketika aku mulai membahas soal “seberapa berharganya kita”, seolah Tuhan mengajarkan aku senantiasa ingat bahwa aku berharga,dan dia mengajarkan aku langsung, menghajarku sedemikian hingga di berbagai kelemahanku. Thanks God.

Dan baru-baru ini Dia mengajarkan aku untuk menikmati hidupku, untuk bergembira, dan untuk tidak lari lagi. Kalau mau diingat-ingat, mungkin kalau berbicara masalah hidup, aku ini pelari maraton yang baik lho. Lari terus. Yah, sekarang sih nikmati aja deh hidup ini.

4 tahun lagi

Filed under: Sebuah Kehidupan — cekucell at 11:17 am on Saturday, October 4, 2008

Selama ini aku sering takut sendirian…aku udah pernah ngerasain yang namanya benar-benar sendirian…dan aku tidak pernah merasa terbiasa dengan perasaan sendirian, dan tidak mau terbiasa dengannya…

Tapi aku pun belum ingin terikat, masih ada mimpi-mimpi yang begitu ingin kuraih, aku nggak ingin membuang percuma energiku yang bisa kugunakan untuk mengejar mimpiku. Aku masih ingin bebas, ingin terbang, seperti burung rajawali dengan kedua sayapnya yang membentang luas

Beberapa waktu yang lalu temanku bertanya, apa aku tidak takut terlalu tua untuk ini atau untuk itu, tidak takut kalau waktuku habis untuk mengejar mimpiku dan aku melupakan usiaku yang bertambah setiap tahunnya (walaupun aku merasa masih 17 tahun, kenyataannya umurku akan terus bertambah tiap harinya). Aku tidak tahu, yang pasti aku belum puas dengan diriku hari ini. Masih banyak hal yang seharusnya bisa aku raih.

Mantanku bilang, “Ya udah, jalani hidupmu, aku juga nggak akan menunggumu, aku juga akan jalani hidupku, tapi 4 tahun lagi, di saat kamu sudah menyelesaikan studimu, aku akan lamar kamu”. Hahahaha…walaupun sebenarnya sesuai banget nih buat aku, aku tidak dibiarkan sendiri, tapi juga tidak diikat. Seolah berkata, “Terbanglah, aku akan terbang bersama, tapi sarang tempat kita pulang adalah sama”.

Tapi yang pasti 4 tahun itu masih lama, biar aku jalani dengan setiap hal yang kumiliki, biar kuberikan yang terbaik yang bisa kuberikan, dan kukerjakan yang menjadi bagianku.

Wanita menangis dan pria berbohong

Filed under: Books — cekucell at 5:20 am on Sunday, September 14, 2008

Ketawa ampe ngakak deh baca buku ini…

rada berlebih-lebihan banget…tapi so seru n so asyik

Di situ dibilang, bahwa seorang wanita bisa memahami hampir semua pria hanya dengan mengenal baik satu orang pria, sebaliknya pria bisa mengenal baik semua wanita, tapi tidak memahami satupun di antaranya. Meskipun begitu, pernyataan ini tetap nggak berlaku deh untuk my mr. TM. Aku mengenal baik banyak pria, tapi tetap ga bisa memahami mr. TM deh :D

Oh iya…buat yang pengen ngado aku, tapi mikir seribu kali buat boneka beruang, ngasih aku buku yang judulnya ‘Kenapa pria tidak mau bertanya arah dan wanita tidak bisa membaca peta’ juga boleh kok. Aku berncana beli buku itu, tapi lom kesampaian.

Kembali pada buku ‘Wanita menangis dan Pria berbohong’, dikatakan bahwa sebenarnya pria dan wanita sama-sama berbohong, tapi pria selalu ketahuan jika dia berbohong. Wakakakak, kasihan amat para pria. Wanita hanya tidak bisa berbohong soal perasaannya.

Buat yang belum pada baca, aku rekomendasiin banget deh, buat lebih ngerti soal pasangan kamu.

Berbicara tentang harga diri kita

Filed under: Pelajaran kali ini — cekucell at 5:12 am on Sunday, September 14, 2008

Hampir setiap saudara seiman yang saya tanyai tentang seberapa berharga diri kita biasanya menunjukkan kepada saya satu ayat alkitab kepada saya. Yang pertama, yang berbuny, “Sebab engkau ini berharga di mataku dan mulia, dan aku ini mengasihi engkau”, kalau tidak salah diambil dari Yesaya 43 : 4.

Saya sampai hampir hapal di luar kepala tentang ayat ini. Teorinya demikian. Kita berharga bagi TUHAN. Tidak perlu ditanya, yang pasti kita berharga. Kalau ingin lebih detail, ada juga ayat alkitab yang mengatakan kita ini seumpama biji mata TUHAN. Indah adanya.

Itu teorinya. Tapi mengapa begitu banyak orang yang mengalami krisis harga diri, bahkan orang-orang yang bisa dengan cepat menunjukkan ayat ini kepada saya pun juga tak terelakkan dari krisis ini?

Yak, harga diri kita? Pertanyaan yang cukup membingungkan untuk dijawab. Seandainya saya diizinkan menunjukkan Kejadian 1 dan 2, tentang penciptaan manusia, saya akan menjawab sama dengan harga diri Allah, serupa dengan gambarNya. Mungkin beberapa orang akan menganggap saya terlalu berani dan sombong dengan menjawab ’sama dengan harga diri Allah’, saya tidak bermaksud demikian. Saya hanya mengutip dari ’serupa dan segambar’ dengan Allah, itu berarti Allah menciptakan kita sederajat dengan Dia, dan jika Allah sendiri menganggap kita mulia (Yes 43 : 4 tadi), bisa dibayang
kan seberapa berharganya kita. Dan alangkah sombongnya kita jika kita menyombongkan diri dengan mengatakan bahwa kita tidak berharga. Kalau Allah menganggap kita berharga, kita tidak berhak menganggap diri kita tidak berharga.

Tapi jangan salah, kita juga harus ingat ‘kenapa kita berharga?’, karena Allah menciptakan kita segambar dan serupa denganNya, jadi tanpa Allah sesungguhnya kita tidak berharga. Dialah yang menjadikan kita berharga. Dan kalau darah Yesus sudah membayar kita dengan lunas, itulah harga diri kita. Yesus yang tinggal di dalam kita.

Dan karena Allah tidak pernah berubah, dari dulu dan selama-lamanya, apapun yang terjadi. Kita berharga bagiNya itupun tak akan berubah. Tergantung kita mau memahami dan menerima dan mengimani bahwa kita berharga atau tidak.

Jadi hargailah diri Anda seperti ALLAH menghargai Anda, karena Anda berharga.

Ulang tahunku

Filed under: tentang diriku — cekucell at 6:19 am on Tuesday, September 2, 2008

Yak…bulan ini aku ulang tahun ke 24, pamer nih ceritanya.
Tanggal 1 kemarin aku jadi MC di PD karyawan Gloria, wah, ternyata sudah 4 hampir 5 tahun aku di sana, tidak ada yang tahu hari ulang tahunku, sedih juga. Hiks.
Freddy bertanya, aku mau hadiah apa. Jawabku singkat, padat dan jelas, boneka beruang. Hehe.
Ardi bertanya, aku mau hadiah apa. Jawabku juga singkat, padat dan jelas, lagi-lagi boneka beruang.
Oh iya, baru-baru ini aku mengidolakan seseorang (tapi cuman suka ngeliatin tampangnya aja), dan kebetulan ulang tahun kami hanya berselang seminggu. Dia juga nanya, aku mau hadiah apa. Jawabku boneka beruang.
Jadi buat yang ngebaca blogs ini dan merencanakan hadiah ulang tahun untukku, cukup boneka beruang aja kok ;p

nb. Tidak menerima ucapan selamat berupa SMS, telpon, kartu ucapan, jabatan tangan, alias hanya menerima ucapan berupa kado ;p

Mimpi aneh

Filed under: tentang diriku — cekucell at 6:11 am on Tuesday, September 2, 2008

Jam 4 pagi aku terbangun…tersadar dari mimpi aneh, yang lebih ingin membuatku tertawa daripada lainnya. Mimpi orang yang kucintai dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan mantan seorang sahabatku.
Aku jadi teringat, beberapa hari yang lalu mbak Dina bertanya padaku, kalau misal orang yang kucintai mencintai orang lain bagaimana dengan diriku. Apakah aku akan hancur, dan sebagainya. Aku hanya tersenyum, dan dengan yakin menjawab, aku akan baik-baik saja. Aku tahu aku akan baik-baik saja. Walaupun tadi pagi aku terbangun, tanpa air mata, hanya dengan kehampaan yang luar biasa, yang bahkan orang lain belum pernah ada yang membuatku merasa sehampa ini, dan sakit luar biasa di tangan kananku, yang aku pun tak tahu kenapa.
Aku selalu merasa aneh dengan orang yang kucintai kali ini. Aku jarang menangis untuk dia, tidak juga selalu ingin bermanja atau harus ada dirinya, tapi keberadaannya, cintaku untuknya selalu menyelimutiku, hingga jika sesaat saja aku tidak merasakannya aku disegap kehampaan yang luar biasa. Dan di saat seperti itu, hanya kepada Yesuslah aku mengadu.
Berkali-kali aku meminta kepada Bapa untuk menghapus cintaku padanya, tapi setiap kali aku berdoa seperti itu, cinta di dalam hatiku justru bertambah. Jadi yang kulakukan hanyalah menjalani hari demi hari. Sambil berdoa, yang terbaik bagi semua orang.

Aku cape

Filed under: tentang diriku — cekucell at 5:40 am on Saturday, August 30, 2008

Hari-hari ini, aku begitu merindukan ibuku. Walau sempat beberapa hari yang lalu aku kecewa dengannya. Dia meneleponku dan menanyakan perkiraan biaya untuk rencana kuliahku tahun depan. Dan ketika aku menyebutkan nominalnya, dia berkata "Bapak nggak bisa bantu ya?", yang terasa bukan sebagai pertanyaan, tapi lebih merupakan nada keberatan.
Apakah aku ini hanya beban, untuk setiap orang, bahkan untuk keluargaku.
Aku nggak pernah meminta apapun kepada mereka, tidak biaya hidupku, tidak uang untuk ini-itu. Aku sudah mengurusi hidupku sendiri, tapi kenapa ketika aku benar-benar membutuhkan dukungan mereka, aku merasa dicampakkan. Lalu, aku ini siapa?
Ayahku, tidak pernah mau mendengarkanku ketika aku punya masalah. Baginya ketika aku bersikap manja, ketika aku punya masalah, aku hanya dianggap sebagai anak kecil. Dia sendiri juga sudah punya banyak masalah.
Ibuku, aku tidak mengenal ibuku dengan baik.
Kemarin ketika mbak Dina bilang orang yang pakai gelang kaki, biasanya orang itu terikat jadi tulang punggung keluarga. Kayaknya aku pakai nggak pakai gelang kaki sama aja deh. Aku dituntut jadi tulang punggung keluarga, nggak boleh punya masalah, harus bisa menyelesaikan semuanya sendiri, harus ngedukung semua orang dalam keluarga, harus ngerti permasalahan setiap anggota keluarga, dan nggak boleh ngeluh.
Yah…aku cape’.

Sore yang indah

Filed under: tentang diriku — cekucell at 5:25 am on Saturday, August 30, 2008

Sore yang indah…
Aku pulang ke rumah dengan hati senang, karena hari itu, bagaimanapun juga sangat menyenangkan, siswaku semuanya meliburkan les.
"nduk, bapak bisa ngomong sebentar?!", kalimat yang lebih merupakan pernyataan daripada pertanyaan.
Aku baru pulang, belum ganti baju, lapar, haus, kebelet pipis, semuanya campur jadi satu. Dengan penuh rasa kesal aku menghadap ayahku. "Kenapa pak?!", kalimat tadi daripada diartikan sebagai pertanyaan, lebih merupakan statement kekesalanku.
Duniaku runtuh sekejap mendengar kalimat pertama ayahku, "Motornya mas Hendra digadaikan". Hatiku hancur, dan aku marah, marah pada kehidupan, marah pada dunia, marah karena aku nggak bisa berbuat apapun.
Ayahku terus bicara, terus bicara, dan terus bicara. Dari masalah keluarga hingga masalah pribadinya. Dan aku hanya mendengarkan, menyimak kalimat per kalimat. Tidak satu pun terucap, hanya bermacam pikiran berkecamuk dalam hatiku. Sampai terpikir olehku untuk membuang impianku kuliah lagi. Bapak sudah mempertaruhkan banyak hal untuk mas Hendra, membelikan motor baru, walaupun dengan hutang di bank, memberi uang saku lebih, dan bermacam-macam. Tidak tega rasanya melihat ayahku, yang sudah cukup berumur, melakukan ini-itu dan tampaknya sia-sia.
Aku menyadari, bahwa selama ini aku terlalu banyak melakukan ini dan itu, dan melupakan ayahku. Ayahku membutuhkan dukunganku, membutuhkan keberadaanku. Jadi, inilah aku ayah.

Ichigo Ichie

Filed under: Sebuah Kehidupan — cekucell at 2:39 am on Friday, August 29, 2008

Ichigo Ichie…kata yang berarti kesempatan yang tak akan terulang lagi. Dalam setiap hubungan pasti ada ichigo ichie.
Kisah yang membuatku memaknai ichigo ichie adalah sepenggal kisah di buku komik Hanayori Dango. Kisah tentang seorang manusia bernama Sojiro Nishikado. Seorang pria yang sangat suka bermain-main. Seorang pria yang tidak pernah serius. Dia mencintai sahabatnya, cinta yang tidak pernah ingin diakuinya, tidak pernah ingin disadarinya. Dan saat dia menyadari semuanya, semuanya sudah terlambat.
Suatu petang sahabatnya memintanya bertemu pada pukul 5 pagi di atap sebuah gedung di mana terlihat tokyo tower. Sojiro menyadari sahabatnya mencintainya, dan dia pun menyadari bahwa sahabatnya adalah orang yang paling berharga bagi dirinya, bagaikan mercu suar di tengah hidupnya yang gelap. Tapi dia tidak ingin menyadari dan mengakui ada cinta di antara mereka. Sojiro memutuskan untuk tidak pergi dan justru berkencan dengan wanita lain. Ichigo Ichie. Setelah hari itu, dia kehilangan semuanya, sahabatnya dan juga orang yang mencintainya.
Ada begitu banyak ichigo ichie dalam hidup kita. Kita dihadapkan pada pilihan mengubah segalanya, atau kehilangan segalanya. Ketika kita bersikap diam dan memutuskan untuk tidak melakukan apapun, sesungguhnya kita sedang mengambil pilihan kehilangan segalanya. Kenalilah apa yang penting dalam hidup kita. Dan melangkahlah. Pilihlah, karena untuk setiap ichigo ichie hanya ada satu kesempatan.

« Previous PageNext Page »