Usia 17 tahun
Beberapa orang bertanya tentang shout outku, “kenapa 17? Kenapa bukan 20 atau 21 atau berapapun, kenapa 17?”. Ada alasannya, bukan sekedar suka usia 17 atau merasa diri remaja terus. Sebenarnya alasan aku memilih 17 adalah karena sepanjang usiaku, usia 17 adalah usia idealku. Kenapa?
Ketika aku berusia 17 tahun, aku adalah remaja penuh impian, bukan mimpi. Usia 17, usia ketika aku merasa punya sayap untuk terbang, dan segala yang aku harapkan aku tahu bisa kuraih. Seiring berjalannya usiaku, kesalahan-kesalahan yang kuperbuat, luka-luka yang kuterima, membuatku lupa akan semua yang kumiliki. Kusangka aku tidak lagi memiliki apapun. Lalu diriku tersadar, “Hoy, kalau aku yang berusia 17 tahun merasa bisa, kenapa aku yang sekarang jadi lemah dan merasa bodoh?”.
Jadi kukumpulkan kekuatanku, kukumpulkan harapan-harapanku, seperti ketika aku berusia 17 tahun dan aku akan melangkah. Karena aku punya sepasang sayap yang, walau penuh luka, kuat menghadapi badai di langit sana.