Ulang tahunku

Filed under: tentang diriku — cekucell at 6:19 am on Tuesday, September 2, 2008

Yak…bulan ini aku ulang tahun ke 24, pamer nih ceritanya.
Tanggal 1 kemarin aku jadi MC di PD karyawan Gloria, wah, ternyata sudah 4 hampir 5 tahun aku di sana, tidak ada yang tahu hari ulang tahunku, sedih juga. Hiks.
Freddy bertanya, aku mau hadiah apa. Jawabku singkat, padat dan jelas, boneka beruang. Hehe.
Ardi bertanya, aku mau hadiah apa. Jawabku juga singkat, padat dan jelas, lagi-lagi boneka beruang.
Oh iya, baru-baru ini aku mengidolakan seseorang (tapi cuman suka ngeliatin tampangnya aja), dan kebetulan ulang tahun kami hanya berselang seminggu. Dia juga nanya, aku mau hadiah apa. Jawabku boneka beruang.
Jadi buat yang ngebaca blogs ini dan merencanakan hadiah ulang tahun untukku, cukup boneka beruang aja kok ;p

nb. Tidak menerima ucapan selamat berupa SMS, telpon, kartu ucapan, jabatan tangan, alias hanya menerima ucapan berupa kado ;p

Mimpi aneh

Filed under: tentang diriku — cekucell at 6:11 am on Tuesday, September 2, 2008

Jam 4 pagi aku terbangun…tersadar dari mimpi aneh, yang lebih ingin membuatku tertawa daripada lainnya. Mimpi orang yang kucintai dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan mantan seorang sahabatku.
Aku jadi teringat, beberapa hari yang lalu mbak Dina bertanya padaku, kalau misal orang yang kucintai mencintai orang lain bagaimana dengan diriku. Apakah aku akan hancur, dan sebagainya. Aku hanya tersenyum, dan dengan yakin menjawab, aku akan baik-baik saja. Aku tahu aku akan baik-baik saja. Walaupun tadi pagi aku terbangun, tanpa air mata, hanya dengan kehampaan yang luar biasa, yang bahkan orang lain belum pernah ada yang membuatku merasa sehampa ini, dan sakit luar biasa di tangan kananku, yang aku pun tak tahu kenapa.
Aku selalu merasa aneh dengan orang yang kucintai kali ini. Aku jarang menangis untuk dia, tidak juga selalu ingin bermanja atau harus ada dirinya, tapi keberadaannya, cintaku untuknya selalu menyelimutiku, hingga jika sesaat saja aku tidak merasakannya aku disegap kehampaan yang luar biasa. Dan di saat seperti itu, hanya kepada Yesuslah aku mengadu.
Berkali-kali aku meminta kepada Bapa untuk menghapus cintaku padanya, tapi setiap kali aku berdoa seperti itu, cinta di dalam hatiku justru bertambah. Jadi yang kulakukan hanyalah menjalani hari demi hari. Sambil berdoa, yang terbaik bagi semua orang.