Dahulukan yang utama

Filed under: Pelajaran kali ini — cekucell at 7:04 am on Thursday, August 28, 2008

Ada 4 tipe permasalahan dalam hidupmu, ada 4 macam prioritas dalam hidupmu
1. Penting-genting
2. Penting-tidak genting
3. Tidak Penting-genting
4. Tidak penting-tidak genting
Untuk hal-hal genting mungkin tidak akan terulang kesempatan yang sama dalam hidupmu, dan mungkin untuk memperbaikinya dibutuhkan perjuangan dan waktu yang bertahun-tahun atau berhari-hari.
Misalnya ketika aku pulang dari ngelesi jam 9 malam, dengan keletihan yang luar biasa, masih membawa pulang beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan besok,
tiba-tiba ayahku memintaku membantunya mengisi formulir kambium. Aku belum mandi. Aku bahkan belum masuk ke dalam kamar. Yak di situ ada beberapa point yang harus dilihat sebagai permasalahan.
1. Aku letih luar biasa
2. Aku masih membawa pulang pekerjaan
3. Ayahku minta dibantuin mengisi formulir kambium
4. Aku belum mandi dan belum masuk ke dalam kamar
Mari kita tengok tingkat kepentingan dan kegentingannya:
1. Penting - Genting
Mungkin yang terlihat penting dan genting adalah pekerjaan yang kubawa pulang. Tapi aku tidak berpikir begitu, menurutku yang penting dan genting adalah ayahku minta dibantu mengisi formulir kambium. Ada sisa 11 jam dalam malam itu untukku mengerjakan pekerjaanku, tapi aku tidak tahu akankah ada kesempatan bagiku lagi untuk membantu ayahku mengisi formulir dan mendengarkan ayahku.

Aku pikir, jika aku tidak belajar meluangkan waktu untuk ayahku, aku
akan kehilangan banyak hal berharga. Aku tidak akan mengenal ayahku,
aku tidak akan mengerti siapa dia dan permasalahan apa yang ada dalam
hidupnya. Mungkin saat itu ayahku benar-benar membutuhkan aku, dan
memang begitu.
2. Penting - Tidak Genting
Ini mungkin baru pekerjaanku. Aku harus menyelesaikannya. Tapi jika aku besok pagi belum menyelesaikan, jika aku sudah mengerjakan dengan segenap daya upayaku, kupikir aku sudah menyelesaikan yang terbaik. Cukuplah.
3. Tidak penting - genting
Aku lelah. Tidak akan mengubah terlalu banyak sih. Tapi aku butuh istirahat.
4. Tidak penting - tidak genting.
Aku belum mandi. Nggak ada yang peduli deh kayaknya kalau aku cuman nggak mandi 1 malam doang.
Yak…itulah kehidupan kita. Kita punya banyak sekali pilihan dalam kehidupan kita. Beberapa di antaranya nggak akan terulang lagi, dan beberapa diantaranya jika kita tidak bisa melihat hal berharga yang ada di dalamnya, kita akan kehilangannya, dan di saat kita kehilangan, untuk memperolehnya lagi akan dibutuhkan begitu banyak harga yang harus dibayar, waktu yang harus diluangkan.

Clean start

Filed under: tentang diriku — cekucell at 6:48 am on Thursday, August 28, 2008

Aku nggak tahu, mana yang lebih baik, menanyakan semuanya (mengkonfrontasinya langsung), atau aku diam dalam semua pertanyaan di kepalaku…yang kalau aku nggak nanya, aku nggak bisa ngehilangin semua dari benakku…nggak bisa ngehapus bayangnya dari hatiku…nggak bisa…nggak bisa jadi diriku sendiri aja…
‘Are we friend? I don’t think so. Why? Just look at u’rself’
bunyi SMSku tadi siang…kenapa? Aku pikir aku memang bukan temannya lagi…Aku nggak pernah merasa diperlakukan sebagai teman…dan terpikir olehku, mungkin akan lebih baik baginya jika aku menghilang dari kehidupannya, biarkan dia dengan dirinya…dan temui aku lagi jika dia sudah siap menyandang kata ‘teman’, karena teman berarti berbagi, teman berarti peduli…
Aku memutuskan untuk jadi diriku sendiri, yang sedari dulu kalau temanku mulai menghindar dari kehidupanku, aku akan datang dan menanyakan langsung kepadanya, bukan memendam seribu tanya di hati atau bersedih dan menangis2inya…aku yang akan tertawa saat ingin tertawa, menangis saat aku ingin menangis, bukan menangis di balik tawa dan tertawa di dalam tangis.
Dan aku mulai menata ulang diriku, dengan atau tanpa keberadaannya, karena inilah hidupku, inilah aku. Aku sudah cukup bersabar dengan sikapnya, aku nggak akan bersikap lemah dan takut kehilangan dirinya, memangnya dia siapa. Jadi aku berdiri dengan kakiku, dan menjadi diriku.
Yah…semuanya dimulai dari sekarang…

Doaku pagi ini…

Filed under: Hanya Untuknya — cekucell at 5:57 am on Thursday, August 28, 2008

TUHAN, aku berdoa…untuk orang yang saat ini selalu terbersit di hatiku…
Aku berdoa untuk perlindunganMU baginya…
jagalah dia sepanjang hari ini, seperti ENGKAU menjagaku…
temanilah dia sepanjang hari ini, seperti ENGKAU menemaniku…
selalulah ada untuknya, dan jangan biarkan dia merasa kesepian…
Jika dia letih, jadilah tempat bersandar baginya…
Jika dia sedih, jadilah tempat penghiburannya…
Aku tidak bisa berada di sampingnya…jadi biarkanlah ENGKAU selalu menemaninya…
…TUHAN…ENGKAU yang paling tahu seberapa besar cintaku untuknya…
…dan ENGKAUpun yang paling tahu perasaan dia padaku…
Saat ini betapa aku terluka…bukan karena dia tak membalas cintaku…
Tapi karena…aku kehilangan dia sebagai temanku…
hingga terkadang terbersit di hatiku…seandainya tidak pernah ada perasaan ini…seandainya tidak pernah ada HTS kami…mungkin kami bisa menjadi sepasang sahabat…sahabat yang baik dan dekat…
Tapi kini, bahkan untuk menjadi teman pun tampaknya aku tidak lagi berhak di matanya…apakah ‘mencintainya’ merupakan sebuah kesalahan tak termaafkan baginya???
Sekarang, di saat aku bukan lagi seorang teman baginya, aku hanya punya 1 hal yang bisa kuberikan untuknya…doa…
YESUS, jagalah dia…berikanlah yang terbaik baginya…dan temanilah dia…karena hanya doa ini yang bisa kuberikan untuknya…