Aku ini hanya mahluk lemah
Dan kusadari…berulangkali aku menyadari…aku ini hanya mahluk lemah
aku seringkali berlindung pada kata "aku kuat, aku tegar, aku bisa", padahal nggak
dan sekali ini Tuhan membuatku menyadari bahwa aku lemah…dan benar-benar lemah
Dia membuatku terpojok dalam setiap kelemahanku, hingga aku tidak bisa lagi melarikan diri dan berpura-pura kuat…
Dia membawaku ke hadapan cermin, menarik lepas semua topengku, dan membuatku melihat diriku sendiri, siapa aku…
Dia menarik lepas semua dindingku, dan menghadapkan aku pada kenyataan…
Tidak ada tempat bersembunyi, tak ada tempat berlindung, yang ada hanya dunia, aku dan Dia…Dia satu-satunya tempatku berlindung…
Dan Dia membuatku (dengan paksa) meninggalkan zona nyamanku, dan membuat langkah-langkah kecil, kecil sekali, untuk kesekian kalinya, sekali lagi menghadapi dunia dengan segala ketidakpastiannya…
Sekarang aku masih punya 1 topeng, 1 dinding, 1 pengaman, dan Tuhan memberiku pilihan, aku melepasnya, atau Dia yang akan melepaskannya dariku…
Dan aku tahu, aku sudah sangat tahu, apa yang seharusnya kupilih dan kulakukan…tapi aku justru sedang mencoba melakukan sebaliknya, memegang erat-erat, menggenggam erat-erat bayangan yang kupunya…