Aku pulang

Filed under: tentang diriku — cekucell at 1:55 am on Sunday, August 10, 2008

Aku membutuhkan seseorang untuk berada di sisiku
Setiap kali aku mengingat dirinya, nggak bisa nggak aku teringat kata-kata mbak Dina, "Kamu punya keluarga, Gita punya siapa?". Lebih dari segala hal kata-kata itu menghancurkanku, dan aku dibuat menangis, merasa begitu sesak. Aku selalu sadar aku sendirian, tidak perlu dibuat lebih sadar lagi.
Kepergiannya membuat diriku kehilangan begitu banyak hal. Jarak yang terbentang di antara kami begitu jauh, belum jarak yang terbentang di antara hati kami, belum perbedaan waktu dan semua kesibukan kami. Dan ternyata tanpa dia, aku benar-benar merasa sendirian.
Setiap aku pulang aku hanya menemukan Steven, Vie, Tracy, Reeve, Alfredo, dkk. Dan aku menemukan aku semakin dihempaskan dalam kata-kata mbak Dina tersebut. Walau kadang aku sadar, akulah yang mengurung diriku sendiri. Membawa diriku di tengah-tengah kesendirianku. Tapi inilah tempat ternyamanku. Aku tidak pernah nyaman dengan keberadaan orang-orang di sekitarku.
Sahabatku pernah berkata kepadaku, dia merasa tidak perlu menyembunyikan apa-apa dariku, karena aku pun seperti itu. Aku hanya tersenyum. Luka yang kubiarkan terlihat adalah luka yang telah tersembuhkan. Luka di hatiku, yang lebih dalam, kututup rapat2.
Tapi aku tahu, dalam kesendirian ini, aku justru saat pulang ke rumah, aku bisa berkata ‘aku pulang’. Inilah rumahku, duniaku.

Maafkan Aku

Filed under: For Memory — cekucell at 12:44 am on Sunday, August 10, 2008

Aku begitu rapuh saat ini…
Berdiri dengan kedua kaki yang terluka
…tak mampu melangkah…
terlebih melangkah di jalan yang gelap dan tak rata
Melihat cahaya yang menyelimutiku dengan setianya
Kukira cahaya ini bisa menerangi jalanku…
…kukira cahaya yang begitu lembut sekaligus terang ini bisa menenangkanku…
Tapi kegelapanku begitu kelam…menyerap setiap cahaya yang ada…
Masih terasa luka di kakiku…
Dan aku begitu takut…takut dengan kesendirianku…
Melihat tangan yang terulur…menawarkan kehangatan cintanya
Kukira tangan ini bisa menuntunku…
…kukira tangan ini bisa membantuku melangkah walau tertatih-tatih dalam kegelapan…
Tapi bahkan untuk menggapai tangan itu aku tak mampu…
Tak ada yang tersisa di diriku…
cahaya…kekuatan…cinta…ketegaran…
semuanya terhancurkan dengan kepergiannya…
dan walau kau dengan setia menemaniku…
tak mampu lagi kuberikan diriku yang terindah…
karena dia pergi dengan membawa bagian terbesar dari kehidupanku…

Surat Untuk Sahabatku Yang Tak Mampu Kusampaikan

Filed under: teruntuk mereka — cekucell at 12:26 am on Sunday, August 10, 2008

Maafkan Keegoisanku…
Maafkan aku menyakiti hatimu…
Di saat ini, saat kita tak lagi bisa tertawa bersama sebebas dulu…
Di saat akan ada jarak 60 km membentang di antara kita…
Aku ingin mengatakan kejujuran hatiku…
Maafkan aku menyakiti hatimu di SMS terakhir kita sebagai sahabat…
Aku terlalu lelah menghadapi tekanan…dan aku tak mau menghadapi tekanan darimu
Hingga aku mengatakan dan mengSMS sesuatu yang aku tau pasti menghancurkan hatimu…
Yang aku ingin kau tau…tidak semuanya benar seperti SMS itu
memang benar aku tak mencintaimu…dan aku tak bisa mencintaimu
Tapi aku selalu menikmati setiap saat yang kita miliki…
Aku senang memiliki saat-saat bersamamu…
semuanya itu adalah bagian dari hartaku, yang akan selalu kukenang…
Setiap saat yang kita miliki, ya hanya yang kita miliki, bentuk ketulusan dari hatiku…
Bukan bentuk pelarian ataupun yang ingin aku miliki dengan orang lain…
Kenangan yang kita miliki, ya memang milik kita…hanya kita…
Meskipun begitu…kenangan tetaplah kenangan…hanya untuk masa lalu, bukan masa kini…
Aku hanya ingin kau melihat diriku sebagai diriku yang hari ini…
Jangan memintaku kembali ke masa lalu…karena inilah aku…
Kini…walaupun kita berpisah…aku tau aku tak akan melupakanmu
Karena buatku kau tetap sahabatku…