Perasaanku sejujurnya nih

Filed under: Hanya Untuknya — cekucell at 3:28 am on Thursday, July 24, 2008

Berikut ini kutipan dari forwardan e-mail temanku yang aku tambahin embel-embel di sana sini

Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih!

Ya, kamu nggak pernah pergi dari pikiranku, bahkan di tengah stressing dan kesibukanku, aku selalu terpikir akan dirimu, ’sudahkah kamu makan?’, ’sibuk jugakah kamu?’, dsb

Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi mikirin
kamu.

Kadang kalau teringat semua kenangan tentang kita aku suka tersenyum sendiri. Kenangan tentangmu selalu membuat hatiku tenang.

Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku… akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.

Kamu sudah hancurkan hatiku, tapi aku masih mencintaimu dengan hati yang sama dengan yang pernah kau hancurkan. Karena walaupun hati ini harus menjadi serpihan, hati ini selalu mencintaimu.

Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.

Jangan minta aku melupakanmu, ataupun berhenti mencintaimu, karena itu hal yang hampir mustahil bagiku.

Aku pernah jatuhkan setetes air mata di samudra Hindia. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

Ya, berhenti mencintaimu itu merupakan suatu mukjizat.

Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya.

Kalau kamu nanya apa yang paling kuinginkan di dalam hidupku, aku ingin dirimu selalu ada di sampingku.

Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku.

Tanpa kamu memang aku masih bisa hidup, tapi hidup tanpa kehidupan, karena hatiku mati bersama kepergianmu.

Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang
cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan!

Ya, kamu memang menakutkan banget.

Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum.

Sahabatku pernah berkata di saat aku sedih, obatnya hanya satu : kamu. Keberadaanmu selalu membuat hatiku tenang, dan saat seberat apapun, sepahit apapun kalau ada kamu di sampingku aku tahu semua akan baik-baik saja, dan hatiku menjadi tenang.



No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>