Things That Like From You

Filed under: Hanya Untuknya — cekucell at 4:35 am on Sunday, July 20, 2008
  • Saat
    kamu mengiyakan pas aku bilang “aku kan manis/cantik/imut”, karena kenyataannya
    memang begitu.

  • Saat
    kamu traktir aku makan di mie Bandung Kridosono.
  • Saat
    kamu mau nemenin aku makan siang setiap hari Rabu

  • Saat
    kamu mau nemenin aku ke taman pintar dan ke taman sari, padahal pas itu kamu
    lagi pusing
  • Saat
    kamu gandeng tanganku ketika kita jalan-jalan ke taman pintar dan taman sari
  • Saat
    kamu mau nganter-nganterin aku ke Gramedia
  • Saat
    kamu pijetin tanganku yang mungil ini
  • Saat
    kamu mau tukeran kado natal

  • Saat
    kamu menyimpan Tazmanian Devil di kamarmu dan memajangnya di mejamu

  •  Saat
    kamu mau pakai jam tangan yang aku kasih

  • Saat
    kamu mau pinjemin aku jaketmu buat nutupin punggungku pas AMT

  • Saat
    kamu mau bela-belain jemput aku pas acara EQM padahal kalau kamu berangkat
    langsung pasti lebih cepat

  • Saat
    kamu mau nganterin aku ke tempat Sweety

  • Saat
    kamu mau ngabisin makananku yang ndak habis karena aku kan makannya sedikit

  • Saat
    kamu beliin aku es krim di mirota

  • Saat
    kamu nemenin aku makan es krim rujak di dekat Ringroad utara

  •  Saat
    kamu beliin aku es krim rujak

  •  Saat
    kamu mau jemput aku di rumah, nemenin makan di dekat tempatnya Yosua ardi habis
    itu ke tempatnya Kerti, padahal kamu lagi capek habis nukang

  • Saat
    kamu biarkan aku menggandeng lenganmu

  •  Saat
    kamu biarkan aku memelukmu dan bergelayutan manja sama kamu

  •  Saat
    kamu mau menjawab pertanyaan-pertanyaan ‘want to know’ku seperti “mau ke mana
    sih?”, “sama siapa?” apa adanya

  •  Saat
    kamu pegang tanganku

  •  Saat
    kamu mau baca blogsku

  •  Saat
    kamu mau kasih Testimonial di FSku

  •  Saat
    kamu mau ngisi tes konyol yang aku pasang di FSku

  • Saat
    kamu mau nanggepin curhatanku

  •  Saat
    kamu mau nganter jemput aku pas TWS

  • Saat kamu bilang kalau ada
    yang nanya tentang fotoku di dompetmu kamu akan bilang “Someone so special deep
    in my heart”
  •  Saat
    kamu mau nemenin aku ke alun-alun lihat sekaten

  • Saat
    kamu mau nemenin aku naik komidi putar di sekaten padahal kamu nggak suka

  • Saat
    kamu pakai kaos pemberianku

  • Saat
    kamu nggak malu kita pakai kaos kembar, malah keliatannya bangga

  • Saat
    kamu peluk aku

  •  Saat
    kamu mau ndengerin aku ngobrol nggak jelas sampai berjam-jam

  • Saat
    kamu bilang padaku, “yang penting kamu seneng”

  • Saat
    kamu keliatan bête waktu aku terlalu dekat sama Kerti

  •  Saat
    kamu bilang padaku “Kalau kamu senang aku ikut senang, kalau kamu sedih aku
    ikut sedih, kalau kamu sakit aku ikut sakit, kalau kamu marah,ya aku diam aja”

  • Saat
    kamu SMS aku “Selamat tidur” di hari Minggu

  •  Saat
    kamu mau buang pulsa buat balas SMSku

  • Saat
    kamu mau beliin aku pulsa

  • Saat
    kamu nemenin aku belanja buat bapak padahal kamu mau nyari celana jean

  • Saat kamu mau nemenin aku nyari anting

  • Saat
    kamu rangkul aku sambil mijetin kepalaku, yang indah ini, di ruang tamuku

  •  Saat
    kamu menjaga perasaanku yang kadang cemburuan ini

  •  Saat
    kamu mau nganterin aku nagih, padahal nggak ada urusannya sama kamu

  • Saat
    kamu nengokin aku di rumahku pas aku sakit

  • Saat
    kamu bilang kalau saat-saat yang kita miliki membuatmu merasa nyaman

  • Saat
    kamu mau nemenin aku ke gereja

  •  Saat
    kamu mau nemenin aku panas-panasan masukin lowongan ke gereja-gereja

  •  Saat
    kamu mau nemenin aku makan di Tamsis

  •  Saat
    kamu nemenin aku nyebar flyer habis itu kita minum es jus n makan siomay

  •  Saat
    kamu mau nemenin aku maksiber ma Kerti n Noni

  •  Saat
    kamu biarkan aku memanggilmu bukan dengan Gun, Mas Gun, tapi satu kata Mas’

  • Saat
    kamu mau nyimpen fotoku di dompetmu

  • Saat
    kamu kasih aku fotomu

  •  Saat
    kamu malu banget kalau ada orang godain kamu tentang aku

  • Saat
    kamu mau nemenin aku nyari celana jeans

  • Saat
    kamu nemenin aku minum wedang ronde

  • Saat
    kamu nggak risih untuk makan pakai sendokku n minum pakai sedotanku

  • Saat
    kamu mau makan sepiring denganku n minum segelas denganku

  • Saat
    kamu menyandarkan kepalamu di pundakku

  • Saat
    kamu cerita dengan wajah berseri-seri kalau mamamu bilang  aku manis

  • Saat
    kamu mengelus dan mencium rambutku

  • Saat
    kamu memandang mataku dengan pandangan yang lembut sampai aku salting trus
    pengen ngumpet di bawah kolong meja

  •  Saat
    kamu biarin aku bongkar-bongkar hpmu

  • Saat
    kamu nemenin aku pas H-1 ultahmu

  • Saat
    kamu mau nganterin aku njagong sampai ke Magelang

  • Saat
    kamu menghapus air mata dari wajahku yang imut nan manis ini

  • Saat
    kamu cerita mimpi-mimpimu ke aku

  • Saat
    kamu cerita kalau mimpimu tercapai ke aku

  •  Saat
    kamu memandangku dan bertanya “kenapa?” karena kamu lihat
    wajahku yang manis
    ini murung

  • Saat
    kamu bilang kepadaku “nggak tau nih aku kalau sama kamu kok jadi aneh kayak
    gini”
     

  • Saat
    kamu mau panggil aku dengan panggilan “Ta”

  • Saat
    kamu salting pas les bahasa Inggris karena disuruh conversation ma aku

  • Saat
    kamu bilang “aduh”, ketika aku cerita kalau aku punya perjanjian konyol sama
    Ardi tentang orang yang kuajak dinner di hari ulang tahunku adalah orang yang
    pertama kali ngucapin met ultah ma aku

  • Saat
    kamu bilang “mbok jangan seumur hidup, seumur jagung aja”, pas aku bilang “aku
    nggak akan gandeng kamu lagi seumur hidup”

  • Saat
    kamu pegang-pegang perutku yang ndut ini

  • Saat
    kamu biarkan aku pegang-pegang perutmu yang juga nggak kalah ndut

  • Saat
    kamu biarkan aku menyimpan fotomu di dompetku

  • Saat
    kamu nggak marah padahal aku udah manja kelewat batas dan egois

  • Saat-saat
    kamu mau nganter-nganterin aku

  • Saat
    kamu bisa menganggapku sahabatmu

  • Saat
    kamu menerimaku apa adanya

  • Saat…Saat-saat
    yang kita miliki bersama…mungkin nggak semuanya indah…tapi semua itu adalah
    harta berhargaku…dan semua itu membuatku makin mengenalmu dan menyayangimu…

     

     

    Mungkin saat-saat yang kita miliki belum begitu
    banyak…

     

    Tapi saat-saat yang kita miliki sudah cukup untuk
    membuatku menyayangimu…

     

    Dan aku berharap aku diizinkan untuk memiliki lebih
    banyak lagi saat-saat bersamamu…

     

    Karena aku menyayangimu

     

     

     

 

Fantasy Star

Filed under: Uncategorized — cekucell at 4:15 am on Sunday, July 20, 2008

Sukakah kau
memandang bintang di langit?

Aku suka memandang bintang di
langit…

Pernahkah
kau memandang 1 bintang di langit

dan kau
merasa bintang itu adalah bintang terindah dari semuanya

Aku sering melakukannya

Bintangku…Fantasy
Starku…

Bintang yang
memperlihatkan padaku impian

Dan bukan
hanya impian itu…

Bintang yang
memperlihatkan padaku

Kekuatan untuk menggapai impianku

Bahwa aku bisa berjuang

Bahwa aku bisa memfokuskan semua
yang ada padaku

…untuk meraih impianku

Dan…dirimulah
Fantasy Starku

 

Berbicara
tentang fantasy Star…

Ada seribu bintang di langit, tapi aku tau pasti bintang mana yang bersinar paling
terang. Dulu aku tak pernah merasa aku cukup kuat untuk meraih impian-impianku.
Aku bersikap pasif dan berharap semua impianku hadir sendiri dalam kehidupanku.
Aku menjadikan impianku sekedar mimpi. Aku melupakan bahwa impian tak sama
dengan mimpi. Mimpi hadir begitu saja dalam tidur kita, memenuhi jiwa kita
dengan hasrat dan keinginan, namun tak pernah ada yang kita lakukan untuk menggapainya.
Impian, sesuatu yang kita perjuangkan.
Dan kamu memperlihatkan padaku impian itu. Kamu nggak ngapa-ngapain sih. Kamu
nggak mendukungku, nggak berbuat apapun, selain mungkin terkadang menolakku.
Tapi mencintaimu membuatku sadar akan diriku yang berusaha. Membuatku mengerti
bahwa berusaha itu sangat membahagiakan.

Mungkin
suatu saat aku akan menyerah dan membiarkan impianku harus hanya menjadi mimpi,
karena memang tidak ada lagi yang bisa kulakukan kepada impianku ini. Tapi aku
tidak akan menyesalinya. Karena aku telah berjuang, aku tidak menyerah, dan aku
telah melakukan yang terbaik yang kubisa. Ternyata berjuang itu menyenangkan.
Membahagiakan. Aku menikmati saat-saat aku berjuang, dan aku mencintai diriku
yang berjuang.

Di saat-saat
aku berjuang untuk meraih hatimu, ternyata aku melihat sisi diriku yang selama
ini tak kusadari. Ternyata aku cukup kuat, ternyata aku memiliki energy sebesar
ini dalam diriku. Dan aku bersyukur untuk semuanya.

Pak Eko
pernah berkata, ‘raihlah mimpimu, jangan menyerah’. Ditolak satu kali tembak
dua kali, ditolak dua kali, tembak tiga kali, selama kamu belum memiliki seseorang
yang menyentuh hatimu, kupikir aku masih berhak berusaha untuk menyentuh hatimu.
Aku ingin berjuang meraih impianku yang lain seperti aku berjuang untuk meraih
hatimu.

Dengan kaki
yang menapak ke tanah, dengan dukungan dari orang-orang terkasih, dengan tujuan
yang jelas ke depan

kan

kuraih impianku, seperti aku berusaha meraih my Fantasy Star…yang adalah
dirimu.