Aku Sedih, marah dan kecewa

Filed under: tentang diriku — cekucell at 9:58 pm on Sunday, June 1, 2008

Aku sedih, sangat wajar aku sedih. Dua hari yang lalu aku kehilangan seseorang yang berharga buat aku. Seberharga apa, seberharga seseorang yang merawat aku, menjaga aku, mengasuh aku, mendidik aku sejak aku kecil. Melalui kedua tangannya aku mengenal lembutnya usapan seorang ibu, melalui pundaknya aku mengenal hangatnya pelukan. Dialah nenekku, dua hari yang lalu dia meninggal. Aku tahu dia bahagia di sana, tapi izinkanlah saat ini aku bersedih, karena bagaimanapun untuk beberapa saat waktuku di bumi ini aku tak lagi akan menemukannya di manapun juga.
Aku marah. Marah pada siapa? Marah pada orang yang baru-baru ini mengaku sahabatku karena aku mau mendengarkan dan membantu dia. Ya, kepada orang ini aku marah dan kecewa. Ternyata buat dia sahabat adalah orang yang peduli pada perasaannya, dan tidak ada hubungan timbal balik. Orang yang mengaku sahabatku tapi ketika aku butuh dukungan, bahkan hanya sekedar ucapan bela sungkawa, nihil. Dan aku sangat kecewa, marah dan merasa dimanfaaatkan.