hari ini
Pagi tadi aku terbangun, rasanya…lapar, ngantuk, nggak ding, aku merasa hidup ini indah. Aku seringkali bersyukur untuk sahabatku, aku merasa dia ditempatkan JC untuk menyadarkan aku di saat aku nggak sadar.
Pagi ini aku merasakan aku hidup. Ya, hidup. Aku bukan sekedar bernafas, tapi aku hidup. Kehidupan memiliki makna, memiliki tujuan. Aku pernah kehilangan makna hidupku, dulu sekali. Padahal hidup itu tak indah kalau tak punya makna, dan hidupku jadi tak indah.
Oh iya walaupun aku ingin meralat kata-kataku, aku bukan berhenti mencintai dia, aku berhenti terobsesi dengan dia. Karena aku tau yang membuatku buta adalah saat terobsesi tentang dia bukan saat aku mencintai dia.
Kembali pada kehidupan. Jadi tadi pagi, walaupun ngantuk, laper, lemas, letih, lesu, tak berdaya, pasrah, emang aku mau ngapain ya, aku merasa aku hidup. Dan aku diberi kekuatan karena itu.