1000 maaf lagi

Filed under: teruntuk mereka — cekucell at 6:01 am on Tuesday, May 20, 2008

Maaf…Maafkan aku…
Bila saat kau berada di depanku
dan memandang ke dalam mataku
tak kau temukan bayanganmu

Maaf…Maafkan aku…
Jika saat kau bersamaku
dan menemaniku
hatiku selalu dipenuhi dirinya

Maaf…Maafkan aku…
Bila saat kau berbagi cerita denganku
dan berharap aku membagikan masalahku
yang kau dengar hanya kisah tentangnya

Maaf…Maafkan aku…
Bila duniaku hanya sebesar ruangan terbesar di hatiku
Dan ruangan itu begitu penuh akan bayangannya
hingga tak ada satupun yang bisa masuk

Maaf…Maafkan aku…
Bila bahkan di saat aku menyebutmu sahabat
engkau masih tak kuizinkan masuk dalam duniaku
dan bahwa sesungguhnya mungkin kau tetaplah orang lain

Maaf…Maafkan aku…
Aku hanya belum tahu bagaimana cara
membuka pintu di hatiku yang tertutup ini
dan membiarkan orang lain memasukinya…
…bahkan untuk dirinya…

Kekasih Sejati - Monita

Filed under: tentang diriku — cekucell at 5:47 am on Tuesday, May 20, 2008

Aku yang memikirkan
Namun aku tak banyak berharap
Kau membuat waktuku
Tersita dengan angan tentangmu

*
Mencoba lupakan
Tapi ku tak bisa
Mengapa� Begini�

**
Oh Mungkin aku bermimpi
Menginginkan dirimu
Untuk ada disini menemaniku
Oh Mungkinkah kau yang jadi
Kekasih sejatiku
semoga tak sekedar harapku

back to *,**

Bila
Tak menjadi milikku
Aku takkan menyesal
Telah jatuh hati

Back to **
Semoga tak sekedar harapku..

Maaf

Filed under: Hanya Untuknya — cekucell at 5:35 am on Tuesday, May 20, 2008

Aku belum mampu menjadi diriku apa adanya di depanmu,
        bisakah kau mengizinkan aku menjadi diriku apa adanya di balik punggungmu?
Setidaknya untuk saat ini,,,

Aku ingin menangis, sangat ingin menangis. Saat ini hatiku sedang lemah, dan aku merasa terhimpit. Tiba-tiba semua orang berharap aku melakukan ini, melakukan itu, tiba-tiba semua orang menuntutku begini dan begitu, dan aku merasa sesak. Aku sama sekali tidak tegar, sama sekali tidak kuat, aku hanya berusaha untuk tegar, berusaha untuk kuat. Aku melihat sosokmu sejenak, dan hatiku terhibur, tapi aku sedang tidak tahu harus bersikap bagaimana kepadamu, aku ingin bermanja padamu, tapi aku takut membuatmu tak nyaman, dan akhirnya aku bersikap cuek padamu. Dan aku merasa kau bersikap cuek padaku, menjauhiku dan bersikap dekat pada orang lain, dan aku terluka. Aku memang bodoh. Aku merasa kau menghindariku, dan aku terluka. Aku tahu sebenarnya aku tidak berhak, jadi yang aku lakukan hanya diam dan bersikap dewasa, karena hanya itu yang bisa kulakukan. Maafkan aku yang egois ini ya.

Aku ingin menangis

Filed under: tentang diriku — cekucell at 5:18 am on Tuesday, May 20, 2008

Membaca blogs sahabatku, dan aku makin ingin menangis. Aku belum berubah. Dinding itu masih ada, mengurungku dengan segala kepalsuannya. Aku ingin menangis, tapi hanya senyum yang bisa kuperlihatkan, aku ingin berteriak, tapi hanya tawa yang mampu kuwujudkan. Bahkan saat sahabatku maupun cintaku berada di depanku, saat mereka mengulurkan kelembutan dan kasih mereka padaku, hanya dinding itu yang mereka hadapi. Aku berusaha bersikap tidak egois, berusaha menjadi yang terbaik dari diriku, tapi itu pun salah. Dan aku terhempas. Saat ini sesungguhnya yang paling kuinginkan hanyalah punggung untuk aku menangis dan berlindung sejenak. Untuk menjadi apa adanya aku, walau hanya di balik sebuah punggung.