tentang nonton

Filed under: Hanya Untuknya — cekucell at 7:34 am on Monday, May 12, 2008

"Nonton yok, aku pengen nonton Iron Man nih"

        "Kamu kan bisa ajak yang lain"

"Pengennya nonton sama kamu"

        "Ta, aku takut"

"Takut apa?"

        "Ya takut"

"….."

"Pernahkah kau melihatku menangis?"

        "Belum"

"Mau lihat?"

        "Boleh"

"Nggak deh"

        "Kenapa e, perasaanku nggak enak"

Aku manja ya…benernya nggak pengen-pengen banget sih nonton, aku nggak gitu suka tempat-tempat ramai, tapi aku pengen punya waktu sama kamu. Dan dari dulu kalau aku yang ngajak nonton pasti kamu nggak mau, aku salah apa je. Iya sih aku tau aku nggak berhak nuntut apa-apa dari kamu, aku sendiri juga ga pengen nuntut apa-apa dari kamu. Tapi kalau orang lain yang ngajak nonton kamu mau, kalau aku yang ngajak…Aku kan jadi sebel, aku sebel didiskriminasi kayak gitu. Kalau memang kamu nganggep aku sahabatmu ya disamain donk perlakuannya sama sahabatmu yang lainnya. Emang takut apaan sih?

Luka kecil itu masih ada

Filed under: For Memory — cekucell at 7:11 am on Monday, May 12, 2008

"Apa aku posesif?"

    "Nggak Ta, kamu selalu membebaskanku"

"Apa aku over protective?"

    "Kamu nggak pernah ngatur-ngatur aku"

"Apa aku pernah meragukanmu?"

    "Kamu nggak pernah meragukanku, bahkan di saat aku lebih banyak memberikan       waktuku untuk sahabat wanitaku, ketimbang untukmu"

dan kau remukkan hatiku seperti gelas kristal yang terbanting ke lantai, lalu kau menuntut gelas itu tetap cantik seperti sebelumnya. Betapa egoisnya dirimu. Gelas kristal itu sudah tak ada. Jika kau berharap kembali padaku dan menemui Gita yang dulu ada untukmu, lupakanlah. Aku sudah tak mampu memberikannya untukmu.

Tersenyumlah

Filed under: For Memory — cekucell at 6:37 am on Monday, May 12, 2008

"Aku tau senyummu bukan lagi untukku, tapi tersenyumlah. Karena tidak ada yang ingin kulihat melebihi senyum yang tulus dari hatimu. Tidaklah penting senyum itu kau berikan untuk siapa, selama kau tersenyum aku bahagia"

Itu kata-kata di surat terakhir seorang Indra. Dan yang bisa kulakukan hanyalah memenuhi permintaannya walau terkadang terasa berat.

Thanks

Filed under: teruntuk mereka — cekucell at 6:30 am on Monday, May 12, 2008

Thanks udah memahamiku, menjadi sahabatku, mendengarkan setiap keluhanku, menemaniku saat aku menangis, membiarkanku menjadi diriku apa adanya, mendengarkan setiap ceritaku tentang mr. TM yang pastinya bikin kamu bosan, untuk tidak membuatku bingung, untuk menjaga jarak denganku, untuk semuanya, thanks, thanks, thanks n thanks, benernya masih banyak lagi, tapi kalo mw ditulis aku sendiri bingung kata-katanya gimana. Tapi dari hati kecilku terdalam aku berterimakasih, dan maafkan aku kalau ternyata hanya ‘terimakasih’ yang bisa kuberikan.