Dearest

Filed under: teruntuk mereka — cekucell at 11:31 pm on Saturday, May 3, 2008

 

  •  Kepada sahabat-sahabatku yang
    MASIH SINGLE

        Cinta ibarat kupu-kupu. Semakin
kau kejar, semakin ia menghindar. Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan
menghampirimu di saat kau tak menduganya. Cinta bisa membahagiakanmu, tapi
sering pula ia menyakiti. Tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan
pada seseorang yang layak menerima. Jadi tenang-tenang saja, jangan
terburu-buru dan pilihlah yang terbaik.

  •  Kepada sahabat-sahabatku yang
    RAGU-RAGU DENGAN PERNIKAHAN

        Cinta bukanlah perkara mencari seseorang yang “sempurna”,
tetapi menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadi sempurna.

  •  Kepada sahabat-sahabatku yang
    PLAYBOY or PLAYGIRL

        Jangan katakan “Aku cinta padamu” bila kau tidak benar-benar
peduli. Jangan bicarakan soal perasaan-perasaan bila itu tidak benar-benar ada. Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau hanya berniat main-main dengannya.
Jangan menatap ke dalam mata bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong.

            Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang
jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali ‘tuk menerimanya’ saat ia
terjatuh…

  •   Kepada sahabat-sahabatku yang
    SUDAH MENIKAH

        Kalau cinta jangan katakan “Ini salahmu!”, tetapi “Maafkan
aku ya”

        Jangan juga katakan “Kau dimana!” melainkan “Aku di sini,
kenapa?”

        Bukan “Kok bisa sih kau begitu!” tapi “Aku mengerti”

        Dan juga bukan “Coba seandainya kau…!” akan tetapi “Terima
kasih ya, kau begitu…”

  • Kepada sahabat-sahabatku yang
    BERTUNANGAN

        Tolok ukur saling menyesuaikan bukanlah berapa lamanya waktu
yang kalian habiskan bersama, melainkan betapa baiknya kebersamaan kalian berdua.

  • Kepada sahabat-sahabatku yang
    PATAH HATI

        Sakit…Patah hati…bertahan selama kau menginginkannya, dan
akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya. Tantangannya bukanlah bagaimana
kau bisa mengatasi rasa itu, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran
dan hikmahnya.

  • Kepada sahabat-sahabatku yang
    BELUM PERNAH JATUH CINTA

        Bagaimana kalau jatuh cinta : Mau jatuh, jatuhlah, tapi
jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten dan jangan terlalu “ngotot”,
berbagilah dan jangan sekali-kali tidak fair, berpengertianlah dan cobalah
untuk tidak menuntut, siap-siaplah untuk terluka dan menderita tapi jangan kau
simpan semua rasa sakitmu jika itu benar-benar kau alami.

  •  Kepada sahabat-sahabatku yang
    INGIN MENGUASAI

         Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang
lain, tapi akan lebih sakit lagi mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata
tidak bahagia denganmu.

  •  Kepada sahabat-sahabatku yang
    TAKUT MENGAKUI

         Cinta menyakitkan bila kita putuskan hubungan dengan seseorang.
Tapi lebih menyakitkan lagi jika orang memutuskan hubungan denganmu. Tapi cinta
paling menyakitkan bila orang yang kau cintai sama sekali tidak mengetahui
perasaanmu terhadapnya.

  • Kepada sahabat-sahabatku yang
    MASIH BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG YANG SUDAH PERGI

         Hal
menyedihkan dalam hidup adalah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta,
hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah pasangan hidupmu dan
kau telah menyiakan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak. Kalau
sekarang ia sudah tidak layak, 10 tahun dari sekarang pun ia juga tidak layak.
Biarkan ia pergi. Lupakan..!!

  • Kepada sahabat-sahabatku yang
    INGIN MENGAKHIRI CINTA

        Renungkanlah
apa yang telah kamu lalui bersama pasanganmu dan pikirkan apa kamu bisa
memiliki hubungan seperti yang pernah kamu miliki.

Di Bawah Hujan

Filed under: Pelajaran kali ini — cekucell at 11:15 pm on Saturday, May 3, 2008

Melewati Hujan

Saat kau berada dalam hujan tanpa tau
arah

Saat kau putus asa dan terluka sendirian

Saat kau menangis dan ingin dihibur

Tetapi tak seorang pun datang dan kau
merasa terhilang

…dimana kau tak dapat menemukan jalan
pulang

Kamu dapat pulang sendiri…itu tak mengapa

 

Dan saat cobaan datang,

Seperti bayangan-bayangan mendekat,

Janganlah takut…

Tak ada sesuatupun yang tak dapat kamu
hadapi

 

Dan meskipun mereka mengatakan:

“Kamu tak akan mampu mengatasinya”

…jangan lemah

 

Katakanlah kepada dirimu sendiri:

“Aku dapat melalui semua ini

  Aku dapat bangkit
kembali

  Dan aku tahu bahwa aku
cukup kuat”

Dan setiap kali kamu
merasa takut,

Peganglah lebih erat
keyakinanmu

Dan kamu akan bertahan
hingga kamu bisa melaluinya

 

Dan jika kamu terjatuh,

Jangan pernah menyerah

Kamu akan bangkit
kembali

Jadi tetaplah bertahan

Temukanlah apa yang kamu
butuhkan untuk bangkit

Hadiah Ultah

Filed under: Hanya Untuknya — cekucell at 5:26 am on Saturday, May 3, 2008

"Aku hanya ingin memberi…dan nggak meminta apapun", itu yang berkali-kali kuucapkan padamu. Yah…memang hanya itulah yang kuinginkan.
Pertamanya aku sempat sedikit bersiap-siap akan kecewa jika ternyata kamu tidak menyukai pemberianku itu, tapi aku bersyukur kamu menyukainya. Semoga itu tulus dari hati terdalam.
Yah…sedikit curang sih, aku memilih pemberian itu karena aku pikir dengan begitu benda itu bisa selalu berada di dekatmu, setiap kamu melihatnya setidaknya bisa membuatmu teringat akan diriku. Nggak tulus yah?? Hehe…Aku senang bisa memberi sesuatu untukmu, dan melihat senyummu atau melihat kamu bisa mengenakan atau membawa benda yang kuberikan saja sesungguhnya sudah menjadi kebahagiaan untukku.
Yah…mungkin juga itu benda terakhir atau hadiah terakhir yang bisa kuberikan untukmu. Walaupun aku berharap aku bisa menemanimu merayakan ulang tahunmu berikutnya, berikutnya dan berikutnya lagi. Mempersiapkan kejutan-kejutan kecil untukmu dan melihat setiap senyummu di hari ulang tahunmu. Sampai tidak ada lagi hari ulang tahun untuk dirayakan. Tapi apapun yang terjadi kedepannya aku bersyukur bisa menemanimu merayakan ulang tahunmu yang ke 23. Saat ini buatku itu cukup. Bisa menemanimu, memberikan hadiah untukmu, saat ini aku sudah sangat bersyukur untuk itu.

Haruskah Aku Pergi

Filed under: teruntuk mereka — cekucell at 5:11 am on Saturday, May 3, 2008

Mungkin sudah waktunya ku tak lagi disini
Tak lagi memenuhi dunia yang bukan tempatku berada
Berdiri lagi di duniaku dengan kakiku sendiri
Dan membiarkan seseorang yang lain berada di sini

Mungkin sudah waktunya bagiku pergi
Tak lagi memenuhi ruang itu hingga sesak
Hingga ruang itu memiliki suatu celah
dan keberadaan orang lain mengisinya

Mungkin sudah waktunya kubiarkan
dirimu berjalan di jalanmu
Bukan mengganggumu ataupun berada disisimu
padahal aku tak mampu mendampingimu berjalan

Mungkin…Mungkin…Mungkin…dan mungkin…
katakan padaku apakah memang seharusnya begitu

Tertutup rapat-rapat

Filed under: tentang diriku — cekucell at 4:57 am on Saturday, May 3, 2008

Hehe…aku sudah memutuskan untuk menjadi temannya…hanya teman…aku takkan pernah sedikit pun sakit hati jika dikatakan teman, toh aku memang hanya teman…someone special, tapi tetap teman…tapi aku hanyalah satu, tunggal dan bukan jamak, teman dan bukan ‘teman-teman’.
jadi aku terluka saat dibilang ‘teman-teman’, kenapa bukan teman? Rasanya seperti di dada ini ada yang tertusuk dan terpecah. Dan aku hanya bisa menahan setiap tetesan air mata yang hampir tumpah, dan berulangkali berkata, ‘jangan menangis Ta, setidaknya jangan di depan dia’, ataukah lebih baik aku berkata "teman-teman?" dan memperlihatkan dengan jelas perasaanku ke dia? Saat ini aku belum sanggup melakukannya. Setidaknya belum bisa langsung tercurah saat itu juga. Hehe…aku munafik ya…aku berkata ingin jadi diriku apa adanya di depan dia, tapi ternyata diriku yang lemah ini masih kututup rapat-rapat dari dia.