Mision Trip Bengkulu?????

Filed under: Yang bikin pusing — cekucell at 4:59 am on Wednesday, April 23, 2008

"Gita, saat AMT kemarin kalau tidak salah di kelompok kalian ada yang berimpian jadi penulis?"
"O yah??? Maaf kayaknya ingatanku hilang tadi pagi, jadi aku nggak ingat"
"Kok bisa hilang?"
"Tadi pagi pas di jalan ke kantor aku tidak mentup kepalaku dengan baik jadi jatuh kececer di jalan"

Yak…sekilas cuplikan pembicaraan dengan mbak Dian…selanjutnya…

"Jadi Renungan Harian ingin memuat tentang Mision Trip Bengkulu, dan Pak Eko ingin kamu mencoba menuliskannya…"

Rasanya otakku menyusut 2 cm saat mendengarnya…bagaimana tidak??? Pliss deh kronologis mission tripnya gimana aja aku kagak tahu. Sumber idenya hanya foto-foto dan apa yang Pak Eko ingin tekankan di situ aku masih blank. Okay aku memang suka menulis, tapi aku tidak tahu apa yang harus kutulis. Aku bingung harus mulai dari mana.

"Waktunya sampai akhir minggu ini"

Yak otakku menyusut 2 cm lagi. Pusing deh. kayaknya yang harus aku lakukan adalah menculik Andre dan mewawancarainya secara khusus. Huh…pusing…

Besandar pada kenangan

Filed under: Pelajaran kali ini — cekucell at 4:42 am on Wednesday, April 23, 2008

Aku bukan mahluk yang kuat…pintar juga nggak…aku hanyalah mahluk bodoh yang agak sok tahu…mahluk lemah yang terlalu sok kuat…
Ketika aku lelah dan lemah…aku bersandar pada benda bernama kenangan, terutama kenangan pada orang yang pernah kucintai…berharap sedikitnya memperoleh kekuatan dari kenangan itu…woy…sejak kapan spion jadi kompasku…jadi sekali lagi Yesus menamparku…waw…keras juga.
Yesus tidak lagi bersikap lembut dan menegurku perlahan, Dia tahu aku nakal dan suka berlari, nggak pernah mendengarkan dengan baik, jadi yang Dia lakukan bukan lagi sekedar memanggilku lalu menegurku akan kesalahan yang aku lakukan, Dia akan menangkapku, menggendongku, mendudukkanku di depanNya, lalu dengan tegas menunjukkan kesalahanku dan semua akibatnya satu per satu…keras memang, tapi Dia tahu diriku dan cara yang tepat menegurku. Sedikit beda dengan 10 sampai 2 tahun yang lalu, Dia akan memanggil namaku, berdiri menunggu aku menoleh lalu menegurku dengan lembut, sejak tahun lalu berbeda. Hehe…

Tapi ada point penting yang kuyakini :

  1. sebesar apapun cinta yang kuterima dari siapapun nggak ada yang melebihi besar dan dalamnya cinta Yesus padaku.
  2. Dia sangat cemburuan, Dia tidak tahan melihatku bersandar sedikit saja pada yang lain selain Dia
  3. Dia sangat over protective, Dia tidak mengizinkan aku menjauh dari padaNya sedikitpun.

Yah…begitulah hubunganku dan Yesus.

Memang aku bukan boneka

Filed under: tentang diriku — cekucell at 4:01 am on Wednesday, April 23, 2008

Maaf… Aku bukan boneka Barbie

Yang bisa dimainkan sesuka hati
………………………………..
Ku tak pantas disakiti

kata-kata di testi temanku di atas beberapa saat sempat bikin aku ikut kebawa emosi. Tapi bukankah sebenarnya tersakiti atau tidak, terluka atau tidak bukan orang lain yang menentukan. Aku lah yang memutuskan akan terluka atau akan tidak.
Aku memutuskan untuk tidak terluka, dan aku memutuskan untuk tidak berhenti mencintainya. hehe. aku memang ndableg. Tapi setelah aku merenung beberapa saat aku sadar yang membuat dia terganggu bukan perasaanku padanya, tapi sikapku padanya dan pada orang lain kali ya, jadi sekarang yang harus kulakukan adalah memperbaiki kesalahanku dan tidak mengulanginya.
Dari kesimpulan itu aku berpikir untuk kenapa aku harus berhenti mencintainya, toh cinta itu tidaklah salah, yang menjadi salah hanyalah bagaimana kita mensikapinya.
Okay,,,hari ini kita bertumbuh dan belajar banyak. Tuh kan nggak ada ruginya mencintai dia, dari aku mencintai dia saja aku belajar banyak hal. Hehehe. Tapi yang pasti saat ini aku masih pada sebatas menyayangi dan ingin mengenal dia. Itu pertama dan awal dulu deh. Selanjutnya kita tunggu keadaan berhasil pulih dan membaik.
Tapi aku senang tadi siang bisa menghabiskan waktu dengannya, walau hanya sebentar, aku senang bisa berbagi sama dia. Itu cukup, perlahan saja. Setiap saat bersama dia apapun bentuknya akan kusimpan baik-baik dan akan kujaga di dalam buku hatiku. Cinta itu indah jadi kenapa aku harus menghilangkan cinta hanya karena terluka? Aku tak menemukan alasan yang jelas.