Aku….
Aku tengah merasa berdiri di atas es yang tipis…begitu rapuh….
sering kututupi kelemahanku melalui senyumku, candaku, dan tawaku
namun aku tahu…aku begitu rapuh…
Aku begitu pedih, namun tak tahu bagaimana harus menangis
begitu pili, namun tak tahu bagaimana harus mengaduh
Aku hanya diam dan tersenyum
Senyum pudar di balik selembar topeng kaca
dan harapan yang kupegang…begitu samar, begitu lemah…
Tapi hanya ini yang kumiliki…
Dan aku tahu di ada kegelapan menanti di balik setiap es yang kujejaki…
untuk menenggelamkan aku dalam kehampaan…
tapi sejauh mataku memandang…
hanya hamparan es tipis yang ada di hadapanku…
kemanapun aku melangkah, hanya lapisan es ini yang menjadi pijakanku
Jadi tak mengapa…
selama aku tetap bisa berdiri, kan kujejaki langkah demi langkah di atas hamparan es tipis ini
perlahan tapi pasti, dengan segala kewaspadaan
selama ku tahu ada tanah kering menantiku di sana
kan kujejaki satu demi satu langkahku di atas es ini

