Aku….

Filed under: Uncategorized — cekucell at 7:51 pm on Thursday, October 23, 2008

Aku tengah merasa berdiri di atas es yang tipis…begitu rapuh….

sering kututupi kelemahanku melalui senyumku, candaku, dan tawaku

namun aku tahu…aku begitu rapuh…

Aku begitu pedih, namun tak tahu bagaimana harus menangis

begitu pili, namun tak tahu bagaimana harus mengaduh

Aku hanya diam dan tersenyum

Senyum pudar di balik selembar topeng kaca

dan harapan yang kupegang…begitu samar, begitu lemah…

Tapi hanya ini yang kumiliki…

Dan aku tahu di ada kegelapan menanti di balik setiap es yang kujejaki…

untuk menenggelamkan aku dalam kehampaan…

tapi sejauh mataku memandang…

hanya hamparan es tipis yang ada di hadapanku…

kemanapun aku melangkah, hanya lapisan es ini yang menjadi pijakanku

Jadi tak mengapa…

selama aku tetap bisa berdiri, kan kujejaki langkah demi langkah di atas hamparan es tipis ini

perlahan tapi pasti, dengan segala kewaspadaan

selama ku tahu ada tanah kering menantiku di sana

kan kujejaki satu demi satu langkahku di atas es ini

Terima Aku Apa Adanya, tapi jangan biarkan aku seadanya

Filed under: Uncategorized — cekucell at 7:55 pm on Tuesday, October 21, 2008

Kata-kata ini diucapkan temanku saat perkenalan dengan seluruh staff gloria. Aku menyukai kata-kata ini. Begitu dalam dan bermakna. Terima aku apa adanya, aku masih memiliki berpuluh-puluh kekurangan, dan jika beberapa kali aku gagal, beberapa sifatku yang mengusikmu, tolong maafkan aku. Jangan biarkan aku seadanya, jika ada kekurangan dalam diriku, jika yang kulakukan menyakiti hatimu, tegurlah aku.

Terimalah aku apa adanya, tapi janganĀ  biarkan aku seadanya. Aku manusia yang lemah, wajar jika sesekali aku gagal. Tolong jangan hukum aku jika aku gagal, jangan hakimi aku, berilah aku dukungan di saat aku lemah, tapi jangan biarkan aku terlena dalam kelemahanku. Topanglah aku bila perlu, tapi jangan biarkan aku terus-terusan bersandar.

Jadi, saat ini aku ingin berucap pada teman-temanku, terimalah aku apa adanya, tapi jangan biarkan aku seadanya.

Imagine Me Without You- Jaci Velasquez

Filed under: Hanya Untuknya — cekucell at 7:29 pm on Tuesday, October 21, 2008

Verse 1:
As long as stars shine down from heaven
And the rivers run into the sea
‘Til the end of time, forever
You’re the only love I’ll need
In my life, you’re all that matters
In my eyes, the only truth I see
When my hopes and dreams have shattered
You’re the one that’s there for me

When I found you I was blessed
And I will never leave you
I need you

Chorus:
Imagine me without you
I’d be lost and so confused
I wouldn’t last a day
I’d be afraid without you there to see me through
Imagine me without you
Lord, you know it’s just impossible
Because of you
It’s all brand new
My life is now worth while
I can’t imagine me without you

Verse 2:
When you caught me I was falling
Your love lifted me back on my feet
It was like you heard my calling
And you rushed to set me free

When I found you I was blessed
And I will never leave you
I need you

Chorus

When I found you I was blessed
And I will never leave you
I need you

Chorus

I can’t imagine me without you

Go The Distance

Filed under: tentang diriku — cekucell at 7:20 pm on Tuesday, October 21, 2008

I have often dreamed
Of a far off place
Where a hero’s welcome
Would be waiting for me
Where the crowds will cheer
When they see my face
And a voice keeps saying
This is where I’m meant to be

I’ll be there someday
I can go the distance
I will find my way
If I can be strong
I know every mile
Will be worth my while
When I go the distance
I’ll be right where I belong

Down an unknown road
To embrace my fate
Though the road may wander
It will lead me to you
And a thousand years
Would be worth the wait
It may take a lifetime
But somehow I’ll see it through

And I won’t look back
I can go the distance
And I’ll stay on track
No I won’t accept defeat
It’s an uphill slope
But I won’t lose hope
Till I go the distance
And my journey is complete

But to look beyond the glory is the hardest part
For a hero’s strength is measured by his heart

Like a shooting star
I can go the distance
I will search the world
I will face its harms
I don’t care how far
I can go the distance
Till I find my hero’s welcome
Waiting in your arms…

I will search the world
I will face its harms
Till I find my hero’s welcome
Waiting in your arms…

Tersenyumlah

Filed under: Pelajaran kali ini — cekucell at 6:24 pm on Friday, October 10, 2008

3 hal yang harus selalu kuingat di pagi hari karena aku sering lupa melakukannya dalam satu hari adalah:

  1. untuk selalu tersenyum
  2. untuk selalu gembira
  3. untuk selalu bahagia

Wow, tampaknya berat. Cukup berat. Buktinya aku sering lupa melakukannya. Ketika aku harus bertemu dengan siswa yang menjengkelkan dan walaupun aku menerangkan berpuluh-puluh kali tetap tidak mengerti, ketika aku harus mengulang laporan keuangan, ketika aku bertengkar dengan sahabat baikku, ketika hari hujan saat aku pulang dari kantor padahal aku membawa laptop dan tidak membawa jas hujan, ketika laundryanku tidak lekas diantar padahal bajuku habis, ketika….ketika hal-hal menyebalkan terjadi dan aku menjadi lelah karenanya, aku sering lupa akan 3 hal ini.

Sebaliknya, jika hari ini semua siswaku manis-manis, tidak berulah dan cepat paham, ketika hari tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, ketika semua berlangsung sesuai mauku, aku akan dengan mudah bergembira dan tersenyum dengan lebar.

Baru-baru ini aku belajar, masih dalam proses belajar sih. Aku belajar untuk memberi waktu bagi diriku di saat sesuatu yang berat menimpaku. Memberi waktu tidak terlalu lama, setidaknya minimal sampai hitungan ketujuh, kemudian menarik nafas dan tersenyum. Semuanya terasa lebih baik.

Aku belajar bahwa tersenyum itu mudah dilakukan, bahwa kita bisa selalu gembira dalam segala situasi dan bahwa bahagia adalah pilihan sikap hidup kita.

Kita tidak bisa memilih situasi hidup kita tapi kita dapat memilih sikap hidup kita. Aku ingin memilih untuk tetap tersenyum, tetap gembira dan tetap bahagia

Usia 17 tahun

Filed under: tentang diriku — cekucell at 8:02 pm on Tuesday, October 7, 2008

Beberapa orang bertanya tentang shout outku, “kenapa 17? Kenapa bukan 20 atau 21 atau berapapun, kenapa 17?”. Ada alasannya, bukan sekedar suka usia 17 atau merasa diri remaja terus. Sebenarnya alasan aku memilih 17 adalah karena sepanjang usiaku, usia 17 adalah usia idealku. Kenapa?

Ketika aku berusia 17 tahun, aku adalah remaja penuh impian, bukan mimpi. Usia 17, usia ketika aku merasa punya sayap untuk terbang, dan segala yang aku harapkan aku tahu bisa kuraih. Seiring berjalannya usiaku, kesalahan-kesalahan yang kuperbuat, luka-luka yang kuterima, membuatku lupa akan semua yang kumiliki. Kusangka aku tidak lagi memiliki apapun. Lalu diriku tersadar, “Hoy, kalau aku yang berusia 17 tahun merasa bisa, kenapa aku yang sekarang jadi lemah dan merasa bodoh?”.

Jadi kukumpulkan kekuatanku, kukumpulkan harapan-harapanku, seperti ketika aku berusia 17 tahun dan aku akan melangkah. Karena aku punya sepasang sayap yang, walau penuh luka, kuat menghadapi badai di langit sana.

My Broken Wings

Filed under: tentang diriku — cekucell at 7:52 pm on Tuesday, October 7, 2008

Waktu kecil aku pernah berharap ingin menjadi burung…terbang bebas ke angkasa…menangkap langit biru dengan kedua tanganku yang membentang bebas.

Waktu berjalan…Sayapku patah di tengah jalan…mimpi-mimpi yang tak bisa kugapai…hingga sempat aku berpikir ingin kulupakan mimpiku, jalani hari seadanya…dan kutemukan hidupku tak lagi berwarna, tak lagi menarik, hanya abu-abu, bagaikan kain usang.

Tanpa kusadari, sayap patahku masih sanggup untuk terbang menjelajahi angkasa…menyakitkan memang, tapi masih sanggup. Selama ini aku berlari dari rasa sakit yang mendera dari sayap-sayapku yang sudah patah. Dan kini kutemukan kekuatan untuk menghadapinya. Patah pun tak apa. Sakit pun tak apa. Asalkan aku bisa terbang ke angkasa, menggapai langit biru di sana, membentangkan sayapku lebar-lebar, akan kuhadapi setiap luka, setiap rasa sakit, untuk hidup bersinarkan mentari.

Broken Wings

Filed under: Music, lagu — cekucell at 7:43 pm on Tuesday, October 7, 2008

I know this will not remain forever
However it's beautiful
Your eyes, hands and your warm smile
They're my treasure
It's hard to forget
I wish there was a solution
Don't spend your time in confusion
I'll turn back now and spread 

My broken wings still strong enough to cross the ocean with
My broken wings How far should I go drifting in the wind
Higher and higher in the light
My broken wings still strong enough to cross the ocean with
My broken wings How far should I go drifting in the wind
Across the sky, just keep on flying

keisoku no dekinai itami to keisoku no dekinai jikan no nagare ga
(The pain that cannot be measured, the flow of time that
cannot be measured)
subete wo uemete shimaou to shite mo
(Even if that may fill up everything)
sore demo watashi ni wa kanjirareru
(I can still feel)
sora kara ochite kuru no wa ame de wa nakute. . .
(What falls from the sky is not the rain. . .)

Did I ever chain you down to my heart
'Cause I was afraid of you?
No, I couldn't hold any longer
Love is not a toy
Let go of me now
The time we spent is perpetual
Our future is not real

My broken wings still strong enough to cross the ocean with
My broken wings How far should I go drifting in the wind
Higher and higher in the light
My broken wings still strong enough to cross the ocean with
My broken wings How far should I go drifting in the wind

sora kara ochite kuru no wa ame de wa nakute. . .
(What falls from the sky is not the rain. . .)

nb. buat yang pada pengen denger lagunya click aja di sini
http://www.animelyrics.com/anime/trinityblood/tbbrokenwings.htm

Perenungan yang dalam

Filed under: Uncategorized — cekucell at 12:01 pm on Saturday, October 4, 2008

Selalu penuh cinta pada diriku sendiri…akhir-akhir ini itu menjadi kata-kata yang selalu kurenungkan, kusimpan dalam diriku. Aku menyadari banget kalo aku nih nggak sempurna, ngeyel, nakal, sering kesepian, sampai-sampai ada kejadian dengan mr. Y. Itu kebodohan yang sampai sekarang kadang masih kusesali, tapi sudahlah, sudah terjadi juga.

Tapi kejadian itu mengingatkan aku akan kenyataan, setegar apapun, sekuat apapun aku berusaha menunjukkan diriku, aku masihlah rentan, masih lemah, jadi aku masih harus berkali-kali mengatakan pada diriku bahwa aku berharga, bahwa aku indah.

Konyolnya lagi, justru ini terjadi ketika aku mulai membahas soal “seberapa berharganya kita”, seolah Tuhan mengajarkan aku senantiasa ingat bahwa aku berharga,dan dia mengajarkan aku langsung, menghajarku sedemikian hingga di berbagai kelemahanku. Thanks God.

Dan baru-baru ini Dia mengajarkan aku untuk menikmati hidupku, untuk bergembira, dan untuk tidak lari lagi. Kalau mau diingat-ingat, mungkin kalau berbicara masalah hidup, aku ini pelari maraton yang baik lho. Lari terus. Yah, sekarang sih nikmati aja deh hidup ini.

4 tahun lagi

Filed under: Sebuah Kehidupan — cekucell at 11:17 am on Saturday, October 4, 2008

Selama ini aku sering takut sendirian…aku udah pernah ngerasain yang namanya benar-benar sendirian…dan aku tidak pernah merasa terbiasa dengan perasaan sendirian, dan tidak mau terbiasa dengannya…

Tapi aku pun belum ingin terikat, masih ada mimpi-mimpi yang begitu ingin kuraih, aku nggak ingin membuang percuma energiku yang bisa kugunakan untuk mengejar mimpiku. Aku masih ingin bebas, ingin terbang, seperti burung rajawali dengan kedua sayapnya yang membentang luas

Beberapa waktu yang lalu temanku bertanya, apa aku tidak takut terlalu tua untuk ini atau untuk itu, tidak takut kalau waktuku habis untuk mengejar mimpiku dan aku melupakan usiaku yang bertambah setiap tahunnya (walaupun aku merasa masih 17 tahun, kenyataannya umurku akan terus bertambah tiap harinya). Aku tidak tahu, yang pasti aku belum puas dengan diriku hari ini. Masih banyak hal yang seharusnya bisa aku raih.

Mantanku bilang, “Ya udah, jalani hidupmu, aku juga nggak akan menunggumu, aku juga akan jalani hidupku, tapi 4 tahun lagi, di saat kamu sudah menyelesaikan studimu, aku akan lamar kamu”. Hahahaha…walaupun sebenarnya sesuai banget nih buat aku, aku tidak dibiarkan sendiri, tapi juga tidak diikat. Seolah berkata, “Terbanglah, aku akan terbang bersama, tapi sarang tempat kita pulang adalah sama”.

Tapi yang pasti 4 tahun itu masih lama, biar aku jalani dengan setiap hal yang kumiliki, biar kuberikan yang terbaik yang bisa kuberikan, dan kukerjakan yang menjadi bagianku.

Next Page »